Senin, 27 Agustus 2018

Merindukan Tuhan dan Beribadah

Minggu, 26 Agustus 2018


Siang itu berencana untuk ke gereja untuk ikut ibadah sore pukul 16:30 pm. 
Kurang 15menit saya berangkat ke gereja. Sampai di gereja belum banyak orang yang hadir tp di jam yang hampir menunjukkan pukul 16:30 pm orang-orang sdh mulai berdatangan.

Masih ada beberapa menit sebelum dimulainya ibadah sore itu, saya membaca warta jemaat dan melihat sebuah judul bacaan di Warta Jemaat “Memilih untuk beribadah kepada Allah saja” 2 Timotius 4:7-9 
Dan setelah itu membaca sebuah bacaan tentang beribadah. 

Sekitar sebulan jadi ada 4 minggu saya tdk beribadah. Rasanya itu memang seperti sangat, sangat merindukan kehadiran Tuhan. Padahal saya pikir tiap pagi bangun tidur, malam mau tidur sebelum makan dan apa yg saya Lakukan pasti berdoa. Doa kan sdh ketemu Tuhan, sdh komunikasi sama Tuhan. Tp beribadah di gereja di rumah Tuhan itu beda, rasanya sangat berbeda. Makanya hari itu saya sangat senang, gemetar, merasa plong... ada kelegaan tersendiri hari itu saya bisa datang dan hadir di rumah Tuhan, menyanyi memuji namaNya dan mendengarkan firmanNya. 

Satu Hal yang sangat saya rasakan mujizatNya terjadi saat menyanyikan lagu-lagu dari Kj 67 ; Mzm 34:1 ; Pujian Kukasihi kau dengan Kasih Tuhan ; Kj 40:1 ; Pkj 219 ; Pkj 216 ; Pkj 257:1 ; Pkj 258:2
*saat membaca ini bagi yang ngerti bisa ambil kidung pujiannya dan nyanyi2*

Tapi, ada satu... eh dua deh. Lagu yang sangat sangat membuat saya ingin meneteskan air mata sore itu tapi tdk mungkin terjadi, saya menahan air mata itu agar tdk jatuh ke pipi. Sambil saya berusaha mengambil selembar tisu dari tas saya. Untuk segera menahan air mata itu agar tdk jatuh ke pipi. Krn saya takin ada beberapa Warhawk gereja yang sedans memperhatikan saya. Dan saya sendiri merasakan sebuah penyesalan saat itu karena beberapa hari sebelum sore hari itu dimana saya mengalami ROHANI YANG TIDAK SEHAT yang dimana  perasaan iri hati, negatif thinking, kesal dan selalu ingin marah sudah melebihi batasnya. Sehingga beberapa hari tersebut saya seperti orang yang stres berat. Ditambah saat itu saya sedans merawat mama yg sedang sakit, dan saya merasa kelelahan krn bukan hanya mama yg harus saya rawat tetapi ke dua anak saya yg masih kecil dan sangat aktif belum lagi pekerjaan rumah yang tidak ada habisnya tp saya selalu berusaha untuk mensyukuri semuanya. Dan selalu yakin bahwa saya mampu melakukan semuanya. Maka saya sedang merasakan sakit seperti ini saya butuh dokter, sekalipun dokter itu tidak kelihatan tapi saya yakin Dia mampu menyembuhkan sakit itu. Maka pergilah saya ke dokter hari minggu itu. Mengikuti ibadahNya mendapatkan obatNya yaitu Firman Tuhan. Yang kebetulan khotbah sore itu dibawakan Oleh Bapak Pdt. Onecimus Dasi Kasi, Beliau adalah salah satu Pdt. yang sangat saya senangi, setiap ibadah yang dia pimpin selalu menyentuh hati, singkat padat dan jelas apa yang dia sampaikan. Ada Ayat Alkitab yang dia sebutkan sore itu mengingatkan saya kepada salah seorang teman yang juga sekarang berprofesi sebagai seorang pendeta yaitu Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? Tidak ada, jawab Pdt. Onecimus 

Yah, seketika itu saya menyadari bahwa memang kita tdk perlu kuatir akan apapun..
Saat itu pula saya menyadari bahwa kebencian itu membuat saya merasa susah sendiri. Merasa tdk ada Kasih sedikitpun dalam hidup saya, merasa bahwa bagaimana Tuhan mau mengasihi saya padahal sesama ciptaanNya saja yang tdk bisa saling mengasihi,.
Pdt onecimus berkata bahwa mujizat selalu ada, saat bangun tidur pun itu adalah mujizat oleh karena itu kita harus selalu bersyukur kepada Tuhan. Amin 😇🙏🏻


Sabtu, 04 April 2015

" Jeannette Cristy Nathania Kanian "

Sekarang...
       Selain berdoa dan berseru kepada Tuhan, tidak ada yang bisa mengerti selain suamiku. Hanya dia yang bisa menjadi tempatku untuk berbagi cerita suka maupun duka. Dan hanya dia yang ku percaya untuk bisa mendengar dan memberikan ku solusi terbaik menghadapi segala sesuatu yang menjadi kesulitanku, masalahku. Semoga dia (suamiku) akan terus menjadi orang yang paling terbaik dalam hidupku. 
       Dia adalah orang yang menjadi andalanku dalam kehidupan nyata yang ku jalani saat ini. Saat tidak bersamanya, aku selalu merasakan rindu yang begitu kuat. Menangis pun itu tidak membuatnya akan segera datang dihadapanku saat aku merindukannya. Aku hanya bisa bersabar dan terus bersabar menantikan setiap kedatangannya disaat waktunya untuk bertemu. Tuntutan pekerjaan membuat kami terpisah jarak, tetapi itu hanya beberapa minggu, kami mengatur pertemuan itu dua minggu sekali untuk bertemu itupun hanya dua hari. Setelah itu dia kembali lagi untuk bekerja. begitu seterusnya sampai anak kami lahir. Setelah anak kami lahir, suamiku akan membawaku bersamanya ikut ke tempat dimana dia mencari nafkah. 

       Dan kami akan memulai hidup bersama-sama setiap hari dengan anak kami sesuai kehendakMu Tuhan. Amin

(Selang lima hari berlalu sejak setelah saya menulis curahan hati diatas....)

Rabu, 18 Maret 2015 pukul 08:57 am di Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara. Baby Nic lahir dengan berat 3,1 kg dan TB 48cm lahir dengan proses persalinan Normal. Puji Tuhan atas segalanya, setelah kurang lebih 9 Bulan mengandung baby Nic akhirnya dia lahir dengan selamat. 
       Proses baby Nic mencari jalan keluar selama kurang lebih 12 jam membuat saya merasakan kesusahan, kesakitan yang belum pernah saya rasakan mulai dari pukul 9 malam pada tanggal 17 Maret 2015 sampai pada saat akhirnya baby nic lahir. Rasa haru, bahagia, bersyukur bercampur jadi satu saat saya melihatnya terbaring di tempat tidur bersalin tepat dibawah kaki saya dan mendengar suara tangisan pertama yang baby Nic suara kan. Saat seketika itu pula saya juga langsung merasakan menjadi seorang wanita yang sempurna sebagai seorang ibu. Rasa khawatir, gelisah, takut dan sebagainya yang sebelumnya saya pikirkan akan sakitnya melahirkan ternyata hilang saat segalanya saya serahkan kepada Tuhan. Saya meminta dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan untuk membuang rasa takut dan kekhawatiran saya jika saya akan melahirkan, dan semua itu dikabulkan Tuhan, saya menjalani proses persalinan sebagaimana mestinya. Thanks God.


      Ada pengalaman ada harapan disaat saya merasakan memiliki seorang anak. Pengalaman merawatnya mulai ia dari masih janin dalam perut sampai ia lahir sebagai anak manusia. Dan harapan saat ia lahir adalah menjadi anak yang selalu Takut akan Tuhan. Amin
Cepat besar baby Nic, bertumbuhlah seperti namamu "Jeannette Cristy Nathania Kanian". Kata Jeannette utnuk anak perempuan dalam bahasa prancis adalah Yoahanes kecil/junior. Yang artinya dia selalu mengingat serta menyampaikan pesan/ajaran Yesus pada dunia. Nama ini diberikan oleh tantenya yang sekarang menjadi suster biarawati. Namanya suster Merry, suster merry berharap kepada saya agar saya membuat baby Nic tumbuh sehat, kuat jasmani dan rohani, serta gembira penuh semnagat menyambut hari-hari Anugerah Tuhan. Terima kasih suster buat nama yang indah untuk baby Nic, harapan suster akan saya jalankan sesuai dengan kehendak Tuhan. amin
Love you Baby Nic,
Love you Anthoni Kanian

Salam, Mommy :-*



Senin, 08 September 2014

Merried After Well Engaged

Engaged......well, done !!!!
Next to Marriage....
Yah....menikah, itu harapan saya setelah terlaksananya prosesi lamaran pada tanggal 08 Maret 2014 kemaren.

SIAPA SANGKA WAKTU YANG SINGKAT DAN JELAS INI...??????

Saya sendiri yang mengalaminya tidak pernah menyangka akan kehidupan yang harus saya jalani setelah lulus sekolah pendidikan strata satu.
Mungkin bagi pembaca ada yang kurang mengerti atau akan bertanya dalam hati, apa maksudnya SINGKAT dan JELAS ??? *pertanyaan bisa di isi dalam kolom komentar*

Tepatnya setahun yang lalu, 03 September 2013 lalu...pertempuan itu mungkin adalah suatu hal yang benar-benar membuat saya "terpukau" pada seseorang yang saya sendiri tidak pernah mengenal tony itu siapa. Siapa yang tidak percaya apa yang dilakukan oleh Tuhan itu selalu indah??? Jika ada yang tidak percaya, artinya imannya tidak sekuat hatinya menghadapi kehidupannya. Rencana Tuhan yang tidak pernah kita ketahui akan selalu menjadi suatu surprice buat umat-Nya. Setelah pertemuan itu, waktu yang singkat selama 3 minggu tepatnya di tanggal 24 September 2013 membuat saya dan dia berkomitmen untuk menjalani hubungan yang lebih dekat, lebih serius secara tegasnya!!! Mengarah ke masa depan. :-)

Hari-hari yang kami lalui selalu berkesan dengan hal-hal yang sebelumnya belum pernah saya rasakan. Menjalani hubungan yang benar-benar menguji kedewasaan dalam sebuah hubungan "PACARAN". *istilah untuk anak remaja*


September Ceria berlalu begitu cepat, memasuki bulan Oktober semua seperti biasa semuanya berjalan apa adanya seriring waktu yang selalu mempertemukan saya dengan tony di akhir bulan. *tuntutan perkerjaan*
Memasuki bulan November sampai Desember 2013, banyak moment banyak rencana yang saya dan tony rencanakan. Mulai dari bertemu dengan kedua orangtuanya *tony* dan kedua orangtua saya, di hari Natal 2013 kemaren yang terealisasi hanya pertemuan dengan orangtua saya, alasannya waktu itu orangtua saya *bapak* belum memberikan respon akan sesuatu hal baru yakni, anak gadis satu-satunya memiliki seorang kekasih, yang sebelumnya belum pernah dikenalkan kepada bapak. Mungkin di hari ketiga setelah hari Natal kemaren barulah tony bertemu dengan bapak saya. Saat pertemuan diantara mereka ada sedikit keraguan dalam hati saya, mengatakan "bapak senang tidak yah,dengan orang ini???". Bapak itu bisa ditebak dengan tatapannya, gaya bahasanya. Sekali mengatakan TIDAK pada hal yang tidak disenanginya, itu akan menjadi fatal bagi kita anak-anaknya yang berharap itu akan menjadi YA. Bapak senang pasti "diam tak berkomentar" tapi kalo bapak tidak senang pasti "berkomentar dengan tegas". 

Tapi siapa menyangka bapak "WELCOME" sama tony. Sampai pada akhirnya di akhir bulan January 2014 barulah rencana saya untuk bertemu dengan kedua orangtua tony terealisasi dengan baik tanpa halangan. *Thank Jesus*
Mendapatkan izin dari kedua orangtua saya untuk bertemu dengan orangtua tony adalah lampu hijau buat hubungan kami. Yang mungkin dikalangan keluarga, rekan-rekan dan sahabat bahwa itu adalah sesuatu yang tidak disangka akan secepat itu, berjalan dengan baik tanpa halangan yang membatasi apa yang menjadi rencana kami berdua. Yah ada sih sedikit yang mengusik tapi buat kami itu tidak penting. 

"Siapapun yang melihat kita mungkin kan mengerti, dan membaca yang telah tersirat antara kita"

Pertemuan dengan kedua orangtua tony di akhir January 2014 menghasilkan pertemuan dengan sebuah pertanyaan serius dari kedua orangtua tony kepada saya bahwa " hubungan kami yang sekarang apakah benar-benar serius dan tidak ada penghalang lagi, maksudnya mungkin ada yang tidak setuju dengan hubungan saya dan tony. Tapi saya hanya bisa menjawab dengan "tidak ada" dan dilanjutkan oleh tony bahwa tidak ada,yah ada tapi tidak penting dan itu juga bukan jadi penghalang buat saya dan tony. *pembaca mungkin sudah tahu*
Setelah pertemuan beres, kami akhirnya berencana untuk mengadakan prosesi lamaran di bulan February 2014, tetapi sesuai dengan kepercayaan adat bahwa tony belum bisa melamar di bulan February. Tony hanya bisa melamar setelah melewati bulan February 2014, semua hari yang Tuhan ciptakan itu semua baik, hanya saja kehidupan duniawi membuat kita menjalani adat untuk tidak melalukan prosesi lamaran di bulan February. Sehingga lamaran dilakukan di bulan Maret 2014, tepatnya di tanggal 08 Maret 2014 hari sabtu.

SINGKAT bukan...???!!! September Ceria...Oktober....November Rain, Desember Christmas. Enam bulan berjalan sudah melaksanakan lamaran, Padahal saya dan tony itu belum mengenal dengan baik sifat, watak, kami masing-masing. Masih banyak yang perlu kita perlihatkan bahwa saya seperti ini, kalo begini begitu...seperti sebaliknya tony. Tony itu seperti apa, dia bagimana...!!!!??? Tapi singkat lagi saya katakan " SAYA PERCAYA TONY ADALAH ORANG YANG DATANGNYA DARI TUHAN " maksudnya pasangan hidup dari Tuhan. Yang bukan pasangan hidup dari Tuhan adalah orang yang berbeda dengan kita, utamanya berbeda keyakinan. *TEGAS* 



Ingat!!! semua yang Tuhan berikan kepada saya adalah "Anugerah" apapun itu, maka dari itu saya selalu bersyukur. Entah itu suka atau duka, saya harus menjalaninya. 

Pertemuan lamaran menghasilkan keputusan bahwa kami akan segera melangsungkan pernikahan di bulan Juni. Yah setelah lamaran segala persiapan saya dan tony mulai dari foto prewedding, undangan, cincin, seragam keluarga, orangtua.
 Souvenir pernikahan saya sempat menjadi sedikit perdebatan dan juga dana yang masih saya dan  tony butuhkan untuk acara pernikahan kami yang akan dilaksanakan tanggal 28 Juni 2014. Hampir tiga bulan yang tersisa untuk sampai di hari H banyak membuat pro dan kontra antara saya dan tony, saya dan kedua orangtua saya. Yah kata-kata orang sih itu sudah biasa dalam menghadapi persiapan pernikahan seperti itu. Berbagai pergumulan mulai muncul, tetapi semuanya itu bisa terealisasi dengan baik, semua karena tangan Tuhan, pekerjaan Tuhan membuat semuanya bisa berjalan dengan baik sesuai dengan rencana.

Akhir kata, Terima Kasih Tuhan buat pertemuan itu, segala rencanaMu telah Engkau kerjakan dengan segala kuasaMu. BerkatMu yang melimpah dalam kehidupan saya, segala yang ku harapkan, segala yang ku minta akan kau kabulkan, dua tahun bergumul untuk mendapatkan pasangan hidup yang seiman yang sepadan telah Engkau berikan kepada saya. Terima kasih buat kedua orangtua mama, bapak, mama dan bapak di Riu,  Terima kasih juga buat saudara-saudara saya, semua keluarga saya, teman-teman saya, Amore Photographer ; Resky, Reky, Ken, Bang ipul, Ocha Salon and team, My 101 ; Amel dan Anggun thanks buat custom and make up nya and all, Team SAI ; mbak mey, Sari Panci, Neng ayu, bu yanti and team back office, Salon Andre yang turut serta menjadi make over menjadikan saya Ratu Sehari dengan menjadikan saya Princess di acara my wedding, thank's tante desy, eka and kevin, catering mama Adi thank's buat semua masakannya, Fresh and Clean Laudry juga, all panitia pelaksana wedding OLGA & TONY, and segenap keluarga, teman-teman, sahabat dan para tamu yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu yang sudah meluangkan waktunya untuk menghadiri The Wedding OLGA & TONY terima kasih buat semua kerjasamanya, tanpa kerjasamanya semua tidak akan seperti yang saya dan tony harapkan. Love you :-)

Minggu, 24 November 2013

17 November 2013

17 November , tanggal itu..hari itu...setiap tahun akan aku lalui...seperti biasanya, akan di penuhi dengan ucapan selamat ulang tahun dari teman, sahabat, keluarga dan orang yang penting dalam hidupku.
Lain hal nya di tahun 2013, 17 November 2013 adalah ulang tahun ku yang ke - 23 seperti tahun - tahun kemaren yang aku dapat banyak ucapan dari orang-orang yang aku sayang dan yang saya sama aku..!!!
tapiiiiii, ada yang beda di tanggal 17 November 2013 kali ini...moment yang sederhana tapi sangat berkesan..dan buat ku itu adalah moment paling special di hari ulang tahunku kali ini.
masih di umur 22th kemaren Tuhan mempertemukan dengan orang yang tepat. Sampai akhirnya memasuki umur 23th dia menjadi orang paling special dan membuat moment special pula di hari ulang tahun ku. Walaupun dalam waktu yang singkat, padat, dan sangat jelas. Ucapan dan doanya, Dalam Nama Tuhan Yesus..Amin
          Surprice darinya itu selalu membuat ku merindukan dirinya disaat dia sedang tidak berada di dekatku.
Hal - hal baru yang membuatku dewasa selalu ku dapatkan darinya, dia memang selalu mengajarkan hal yang baik padaku, dan itu harus...!!!!! (calon pendamping hidup) *hehehehe
          Dia tahu apa yang ku butuhkan, dia tahu apa yang ku mau, dia tahu bagaimana cara menghadapi orang sepertiku, dan dia juga tahu apa yang menjadi ketakutanku.
Dia bukan Tuhan, tapi dia di pakai oleh Tuhan untuk mengajarkan ku untuk takut akan Tuhan, mengenal Tuhan lebih dekat.
Sejak awal sampai sekarang ini, banyak hal dan berbagai rencana-rencana yang kami susun, dan semuanya itu kami bawa dalam nama Tuhan, biar semuanya bisa berjalan dengan baik karena campur tangan Tuhan. Amin.
Berharap...sangat berharap besar apa yang aku inginkan, yang dia inginkan semuanya dikabulkan oleh Tuhan untuk menjadi pasangan hidup selamanya, Amin

My Pray :
'' Tuhan, aku ingin dia jadi pendamping hidupku yang pertama dan terakhir, sekarang dan selamanya, seumur hidupku. Berkati setiap langkah kehidupanku, begitupun dengan dirinya. Berkati dalam setiap usaha dan pekerjaan yang sedang dijalaninya, jaga dia dalam setiap waktu. Cukupkan segala yang menjadi kekurangannya. Ajar aku untuk selalu mensyukuri setiap berkat yang Engkau berikan, ajar aku untuk selalu mengampuni kesalahan orang lain, menolong sesama dengan yang membutuhkan,dan saling mengasihi dengan orang yang berkekurangan. Kuatkan selalu iman kepercayaanku Tuhan, jauhkan dari segala godaan, berkati pula hubungan yang kami jalin saat ini, semoga selalu akur dan campur tanganLah dalam hubungan ini, agar senantiasa selalu berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan, Dalam Nama Tuhan Yesus, Amin.''

Special Gift From him :

Kamis, 14 November 2013

You Are My Everything

       Mencintaimu..sesuatu yang tak bisa aku hindari, begitu kuat perasaan yang ku rasakan. Dirimu hadir disaat aku rindukan belaian,terpanah aku akan cinta yang kau tancapkan....
Sesaat saja waktu itu merubah segalanya, seperti matahari yang terbit di pagi yang cerah dalam beberapa jam saja, tiba-tiba matahari itu hilang dan langit berubah menjadi gelap.
       Tetesan air itu mulai jatuh dari langit dan membasahi bumi... Berdiri di balik jendela melihat indahnya setiap tetesan air hujan yang turun, serasa ingin mengenggamnya walaupun itu gak akan bertahan lama untuk terus digenggam. Hujan akan terus membasahi bumi ini sampai musim berganti.
Waktu semakin cepat berlalu, waktu yang dinanti juga akan segera datang... dan aku ingin tahu apakah yang aku nantikan itu sesuai dengan apa yang aku harapkan.
Waktu itu akan terus berjalan, dan akupun akan menjalaninya...entah aku mampu atau tidak menjalaninya hanya Tuhan yang tahu, Tuhan yang memberikan kekuatan.
      Bicara soal honey, honey sekarang adalah bagian dari kehidupanku, waktu yang belum lama saling mengenal tapi aku yakin honey sudah tahu tentang sisi baik dan buruk yang ada pada diriku. Mengenalkan dia pada keluarga ku itu kok rasanya ribet banget, rasa takut..rasa malu...itu selalu menghantui. Jadi bertanya - tanya sendiri,aku kenapa yah?? kok gitu aja susah ngelakuinnya. padahal ini cuma mau ngenalin doang,, aku yang gak siap atau aku takut kalau nantinya gak bakal dapat restu gitu..??? honey aja selalu bingung kale yah sama sikap ku yang kayak gitu.
Tapi jujur saja aku ngejalani ini semua gak main2 loh.... ini yang terakhir buat aku, dan aku serius ngejalaninya. Setiap hari juga aku selalu mendoakan hubungan ini biar segala sesuatu yang honey dan aku rencanakan itu semua bisa berjalan dengan baik..dengan campur tangan Tuhan. Amin
Tapi balik lagi ke kata2ku sebelumnya...segala sesuatu ada waktunya. Amin.
Biarkan rasa itu terus mengalir sampai suatu hari nanti bermuara pada suatu tempat yang indah, nyaman. Aku merasa selalu mendapat support dari honey, dia selalu mengajarkan hal yang baik padaku, belajar untuk sabar dan tetap berpikir yang positif.
       Kadang saat rasa kesal atau apa aja yang bikin bête itu HILANG  saat honey bisa memberikan sedikit solusi atau kadang dengan caranya sendiri sampai rasa kesal dan sebagainya itu hilang secara perlahan. Dia tahu apa yang harus honey lakukan saat mengahadapi orang seperti saya. Yah mungkin saja atau bahkan emang iya, pendapat honey tentang saya adalah saya emang orangnya keras kepala.
Dan Finally, saya mengambil sebuah kesimpulan bahwa Honey "You are my everthing".... :-*

Sabtu, 05 Oktober 2013

TERPUKAU

" denganmu aku sempurna...denganmu ku ingin habiskan sisa hidupku, Tuhan....jadikanlah dia JODOH ku, karena dia yang membuat aku TERPUKAU.." song by astrid

Jadikan Tuhan yang pertama, kedua bedakan sasaran dan tujuan dan ketiga adalah time management, dan segala sesuatu ada waktunya dan indah pada waktunya. Amin
Percaya atau tidak tapi inilah yang terjadi, Tuhan tahu apa yang menjadi keinginanku... mengharapkan pasangan hidup yang seiman, sepadan dan membawaku semakin dekat dengan Tuhan.
Entah datangnya darimana, siapa dia, apa gerangan sampai dia bisa datang dan bertemu denganku..tapi aku percaya bahwa dia datangnya dari Tuhan, dia yang dikehendaki Tuhan untuk menjadi pasangan hidupku.
Dia adalah teman kerja dari sepupuku, entah kenapa dan bagaimana bisa?? dia menjadi tamu di rumahku...pada saat itu, aku tidak tahu....!!!! Yang aku tahu bahwa pertemuan dan aku memalingkan pandanganku pertama kali saat membuka pintu adalah hanya pada dia. yang seketika mengubah suatu perasaan yang beda..tersenyum tetapi tidak jelas itu senyuman malu atau senyuman sapaan untuk orang yang baru pertama kali datang ke rumahku.
 
Setelah pertemuan pertama itu, aku semakin lama semakin sering saja menanyakan tentang dia ke sepupuku.. sampai suatu hari, percakapan itu dimulai, saat aku mengupload foto melalui instagram yang tersinkronisasi dengan akun twitterku. Lewat akun twitter ku, dia tiba-tiba saja memberikan komentar tentang foto itu dan akun twitter ku di FOLLOW...
Semenjak berteman di twitter dan akun-akun media sosial lainnya... akhirnya kami menjadi semakin akrab, dan menjalin hubungan yang lebih dekat. Dan ini yang saya sebut "Sungguh indah rencanaMu Tuhan...."
Semakin akrab semakin dekat, akhirnya kami menjadikan hubungan kami itu sebagai status "berpacaran" 
Harapanku dari kejadian yang tak terduga ini adalah Tuhan menjadikan dia yang terakhir dalam hidupku, menjadikan kami satu dalam ikatan tali kudus Tuhan. biarkan dia dijadikan pasangan seumur hidupku, dan biarkan kejadian yang menyakitkan di hari kemarin dijadikan itu sebuah kenangan. Begitupun dengan dia, itulah yang menjadi harapannya.

Terima kasih Tuhan sudah menghadirkan dia dalam hidupku, aku janji akan memberikan yang terbaik untuknya.. campur tanganlah Tuhan dalam hubungan kami, agar hubungan kami senantiasa selalu berada di jalanMu dan sesuai dengan kehendakMu ya Tuhan. Amin

Olgaria Kamma' - Anthoni Kanian
            24 September 2013

                                                                                                                    05 Oktober 2013

Rabu, 05 Desember 2012

Karya Ilmiah ku


ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA Fa. LITHA & CO
DI MAKASSAR


Diajukan Kepada Fakultas Ekonomi
Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar
Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Guna Memperoleh
Gelar Sarjana Ekonomi




 








Disusun oleh :

OLGARIA KAMMA
0303 2012 044


Disetujui oleh :

       Pembimbing I                                                  Pembimbing II




     (Drs. Mushar Mustafa,MM.,Ak)                            (Yohanis Tasik Allo, SE)





PENGESAHAN KOMISI PEMBIMBING

Judul Skripsi                           : ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA FA.
                                                  LITHA & CO DI MAKASSAR
Nama Mahasiswa                    : OLGARIA KAMMA
No. Stambuk                           : 0303 2012 044
Fakultas                                   : Ekonomi
Jurusan                                    : Akuntansi
Program Studi                         : Strata satu (S.1)


Disetujui Oleh :


     Pembimbing I                                                  Pembimbing II





(Drs. Mushar Mustafa,MM.,Ak)                             (Yohanis Tasik Allo,SE)



Mengetahui :

Dekan Fakultas Ekonomi                                         Ketua Jurusan Akuntansi





(Petrus P. Roreng,SE.,M.Si,Ak)                              (Drs. Luther Tangdialla,MM.)







PENGESAHAN KOMISI PENGUJI

Judul Skripsi                            : ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA FA. LITHA & CO
                                                  DI MAKASSAR
Nama Mahasiswa                   : OLGARIA KAMMA
No. Stambuk                            : 0303 2012 044
Fakultas                                   : Ekonomi
Jurusan                                    : Akuntansi
Program Studi                         : Strata satu (S.1)
Dasar Penetapan Penguji       : Surat Keputusan Dekan Fakultas Ekonomi
  Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar
                                                  Nomor           : 224/FE/UKIP.03/US/VIII/2012
                                                  Tanggal         : 09 Agustus 2012
                                                  Tentang         : Penunjukan Tim Penguji Ujian
                                                                          Skripsi Fakultas Ekonomi Jurusan
                                                                          Akuntansi

Tim Penguji :

1. Ketua           : Drs. Mushar Mustafa, MM,Ak          ( ……………………………………………)
2. Sekertaris    : Amir Jaya, SE, M.Si                           ( ……………………………………………)
3. Anggota       : Drs. Luther Tangdialla, MM             ( ……………………………………………)
4. Anggota       : Drs. Markus Halik, MM                    ( ……………………………………………)
5. Anggota       : Drs. Fransiskus Randa, SE, M.Si,Ak   ( ……………………………………………)

Makassar, 10 Agustus 2012
Dekan Fakultas Ekonomi
UKIP Makassar




(Petrus P. Roreng,SE,M.Si,Ak)
NIP.1969110619980231 001









SURAT PERNYATAAN
                          PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH         
UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS



Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama               : OLGARIA KAMMA
No. Stambuk   : 0303 2012 044

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui bahwa Karya Ilmiah saya yang berjudul : “ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA Fa. LITHA & CO DI MAKASSAR”, beserta perangkat yang diperlukan (bila ada) untuk disimpan, dipublikasikan dan atau diperbanyak dalam bentuk apapun oleh UKIP Makassar bagi keperluan Akademis. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.


                                                                                    Dibuat di : Makassar
                                                                                    Tanggal   : 03 Oktober  2012
                                                                                               
                                                                                    Yang Menyatakan,




                                                                        (OLGARIA KAMMA)                                            




                                                 
           


                                               
“ Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah ”. (Mazmur 55 :23)




Sebuah Persembahan kecil…
Untuk :
Ayah dan Ibuku Tercinta
Atas semua doa, dukungan, dan kasih sayangnya….



Reynold dan Reymond
Untuk semua kasih persaudaraan yang kita miliki…..






KATA PENGANTAR

            Puji dan syukur penulis naikkan ke hadirat Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus, yang dalam segala hal telah menjadi pembimbing dan teman setia serta sumber dan tujuan hidup penulis. Hanya karena rahmat pertolongan-Nyalah sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini sebagai salah satu persyaratan akademis untuk memperoleh gelar sarjana bagi setiap mahasiswa Program Studi Jurusan Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia Paulus.
            Penulis menyadari sepenuhnya bahwa tanpa bantuan dari banyak pihak, penulisan skripsi ini tidak akan selesai sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, penulis menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, yang dengan tulus membantu dan mendukung penulis, baik secara moriil maupun materiil, langsung maupun tidak langsung hingga penulisan skripsi ini dapat terselesaikan.
            Tanpa mengurangi rasa hormat dan terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan di sini, penulis juga menyampaikan terima kasih kepada :
1.      Bapak Petrus P. Roreng,SE,M.Si,Ak. selaku Dekan Fakultas ekonomi.
2.      Bapak Drs. Luther Tangdialla,MM. selaku Ketua Jurusan Akuntansi.
3.      Bapak Drs. Mushar Mustafa,MM,Ak. selaku Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikirannya dalam memberikan bimbingan, dan pengarahan.
4.      Bapak Yohanis Tasik Allo,SE selaku Dosen Pembimbing II. Terima kasih atas waktu dan bimbingannya.
5.      Segenap Bapak/Ibu dosen Program Studi Akuntansi, Universitas Kristen Indonesia Paulus yang telah banyak memberikan ilmu yang sangat berarti kepada penulis.
6.      Seluruh rekan-rekan Akuntansi “The Profit” angkatan 2008.
7.      Pimpinan perusahaan Fa. LITHA & CO. di Makassar dan seluruh staf karyawan yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk melakukan penelitian khususnya Bapak Hery Lewa P.,SE.M.Si. yang telah meluangkan waktu menjadi pembimbing dalam penelitian yang dilakukan penulis.
8.      Baitturahman 26 (Ryan and Roy, Ape, Anto, Yopi, Sry, Elthon, Heru, Songga, K’ Bas, K’ Erna, Ivon, Amel dan semua teman-teman yang sering nongkrong di 26. Thank’s for nice friendship yang kita jalin…!!!!!!! Thank’s too for My Ladies Community ( Destri, Whini, Cory, EkQ mami, Karlin, and Since ) Love you Ladies :-*, J
9.      Segenap keluarga besar penulis di Toraja, juga yang di Makassar yang telah memberi dukungan moriil maupun materiil.
10.  The part of My Beloved “Mr.One”… thank’s for love, support, spirit, help, lough and many things that i can’t mention it one by one ….!!!! When I’m sad, when I’m happy, when I’m angry, any time… you were always there for me…thank you so much !!!! J

Akhirnya, dengan penuh rasa hormat dan kerendahan hati, penulis mempersembahkan karya penulis ini kepada para pembaca. Penulis menyadari bahwa terdapat banyak kekurangan dan kelemahan dalam penulisan karya ini. Oleh karena itu, penulis mohon maaf atas segala kekurangan dan atau kekhilafan yang terdapat di dalamnya serta dengan lapang dada menerima masukan dan kritik yang membangun. Terima kasih.
Makassar, November 2012



Olgaria Kamma





BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Di era perkembangan bebas saat ini, pengusaha Indonesia bukan lagi harus bersaing. Suatu perusahaan umumnya didirikan bertujuan untuk memperoleh kemampulabaan yang maksimal agar kelangsungan hidup perusahaan dapat dipertahankan dan berkembang dengan baik dalam pencapaian tujuan perusahaan tersebut manajemen atau pimpinan perusahaan selalu dihadapkan pada berbagai masalah.Baik yang bersifat tekhnis, administratif maupun financial. Oleh karena itu pimpinan atau pihak manajemen perusahaan harus mengambil keputusan yang rasional dan dapat dipertanggung jawabkan dan pengambil keputusan tersebut memerlukan gambaran yang jelas mengenai permasalahan yang dihadapi.
Dalam menjalankan kegiatannya, perusahaan akan menyediakan informasi laporan kepada pihak – pihak yang berkepentingan baik dari dalam maupun dari luar. Informasi laporan keuangan akan dipergunakan oleh pihak dalam perusahaan (manajemen dan karyawan) sebagai dasar pengambilan keputusan. Secara periodik informasi laporan keuangan akan dianalisis untuk menilai keberhasilan manajemen dalam mengelolah perusahaan. Disamping itu perusahaan perlu melakukan pengelolaan modal dengan baik agar tersedia modal yang cukup dalam melaksanakan peningkatan kegiatan operasi, seperti menambah tenaga kerja, mesin, dan lain-lain, ataupun dalam perluasan usaha.Oleh karena itu untuk mengukur keadaan dan posisi keuangan maka perlu dilakukan evaluasi kinerja keuangan.
Bagi pihak manajemen hasil dari analisis tersebut akan digunakan untuk mngevaluasi kinerja perusahaan di masa lalu dan menyususn perencanaan yang lebih baik pada masa yang akan datang. Bagi pihak pemegang saham (pemilik ) dapat digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba serta mengetahui posisi kepemilikan setiap saat. Sedangkan bagi pihak kreditur atau pemberi pinjaman juga dapat menggunakan hasil analisis tersebut untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya.
Kinerja keuangan suatu perusahaan dapat diketahui dengan melihat laporan keuangan perusahaan pada periode tertentu. Kinerja keuangan yang memadai akan berpengaruh terhadap aktivitas perusahaan, karena banyaknya dana yang menganggur untuk menjaga likuiditas, sementara perusahan harus tetap membayar bunga.Untuk mengetahui apakah kinerja keuangan suatu perusahaan baik atau tidak, maka dapat digunakan rasio – rasio keuangan dalam menganalisanya. Analisis dan interprestasi dari macam – macam rasio dapat memberikan pandangan yang lebih baik tentang kinerja keuangan dan prestasi perusahaan bagi para analisis yang ahli dan berpengalaman.
Berdasarkan uraian diatas maka penulis mengemukakan judul:
“Analisis Kinerja Keuangan  Pada Fa. Litha & Co. Di Makassar ”

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah yaitu : “ Bagaimana tingkat kinerja keuangan pada Fa. LITHA & CO. di Makassar ? “.
1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian sebagai berikut :
1.      Untuk mengetahui kinerja keuangan pada Fa. LITHA & CO. di Makassar
2.      Untuk menganalisis perkembangan kinerja keuangan yang dilakukan perusahaan.
1.4 Manfaat Penelitian
Penelitian yang dilakukan diharapkan dapat berguna bagi semua pihak. Terutama bagi pihak yang memiliki kepentingan langsung dalam permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini. Adapun hasilnya sebagai berikut :
1. Sebagai acuan pimpinan dan manajemen perusahaan bila kemudian hari mengambil keputusan terhadap masalah yang penulis teliti.
2.   Berguna sebagai wahana pembelajaran terutama bagi para mahasiswa sebagai dasar pembanding dalam rangka melakukan penelitian lebih lanjut pada bidang ini, serta bagi pihak yang memerlukan referensi yang terkait dengan isi skripsi ini, baik itu sebagai bahan bacaan atau sebagai literatur.


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Modal
Perusahaan membutuhkan modal dalam menjalankan aktifitasnya.Modal merupakan faktor yang sangat penting dalam perusahaan.Terdapat tiga jenis badan usaha, yaitu perusahaan dagang, perusahaan jasa, dan perusahaan manufaktur.Perusahaan memiliki kebutuhan modal yang berbeda-beda tergantung jenis usaha yang dijalankan. Pengertian modal menurut Brigham (2006:62)
“Modal ialah jumlah dari utang jangka panjang, saham preferen, dan ekuitas saham biasa, atau mungkin pos-pos tersebut plus utang jangka pendek yang dikenakan bunga”.
Definisi modal dalam Standar Akuntansi Keuangan (IAI,2007:9)
”Modal adalah hak residual atas asset perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban”.
2.1.1 Pengertian Modal Kerja
Perusahaan selalu membutuhkan modal kerja untuk membelanjai operasinya sehari-hari. Pengertian modal kerja menurut beberapa ahli, antara lain:



a.       Menurut Sawir (2005:129)
”Modal kerja adalah keseluruhan aktiva lancar yang dimiliki perusahaan, atau dapat pula dimaksudkan sebagai dana yang harus tersedia untuk membiayai kegiatan operasi perusahaan sehari-hari”,
b.      Menurut Weston dan Brigham (1981, p.266) Modal Kerja adalah :
“Working Capital is a firm’s investments in short – term assets – cash, short-term securities, account receivable, and inventories. Gross Working Capital is the firm’s total current assets. Net working capital is current Assets minus current liabilities. Working Capital Management, which encompases all aspects of the administration of both current assets and current Liabilities”.
Yang kurang lebih memiliki arti: Modal kerja adalah investasi perusahaan dalam aktiva jangka pendek seperti kas, sekuritas (surat – surat berharga), piutang dagang dan persediaan. Jadi modal kerja ini disebut modal kerja bruto ( gross working capital ). Sedang modal kerja bersih ( net working capital ) adalah aktiva lancar dikurangi hutang lancar. Manajemen modal kerja didefinisikan secara luas mencakup semua aspek pengelolaan baik aktiva lancar maupun huntang lancar.



c.       Menurut Wasis (1991, p.63)
“Modal Kerja adalah dana yang ditanamkan dalam aktiva lancar, oleh karena itu dapat berupa kas, piutang, surat – surat berharga, persediaan dan lain-lain.”
d.      Modal kerja bruto adalah keseluruhan dari aktiva / harta lancar yang terdapat dalam sisi debet neraca. Modal kerja neto adalah keseluruhan harta lancar dikurangi utang lancar. Dengan perkataan lain modal kerja neto adalah selisih antara aktiva lancar dikurangi dengan hutang lancar.
e.       Modal kerja menurut Droms (1991:131) adalah
“The term working capital generally refers to a firm's investment in current asset over current liabilities. Net working capital refers to the excess of current assets over current liabilities and can be thought of as the circulating capital of a business firm.
Effective control of this circulating capital is one of the most important Junctions of financial management.
f.    Menurut Ingram (2005:F135)
“Working capital is the difference between current assets and current liabilities” ,



g.   Menurut Burton A. Kolb (1983) dalam Sawir (2005:129) menyatakan
“Modal kerja adalah investasi perusahaan dalam aktiva jangka pendek atau lancar, termasuk di dalamnya kas, sekuritas, piutang, persediaan, dan dalam beberapa perusahaan, biaya dibayar di muka”,
h.  Menurut Riyanto (2001:57) terdapat tiga konsep pengertian modal kerja, yaitu :
1.      Konsep kuantitatif. Konsep ini mendasarkan pada kuantitas dari dana yang tertanam dalam unsur-unsur aktiva lancar, dimana aktiva ini merupakan aktiva yang sekali berputar kembali dalam bentuk semula atau aktiva dimana dana yang tertanam di dalamnya akan dapat bebas lagi dalam waktu yang pendek. Dengan demikian, modal kerja menurut konsep ini adalah keseluruhan dari jumlah aktiva lancar, atau sering juga disebut sebagai modal kerja kotor (gross working capital),
2.      Konsep kualitatif. Modal kerja menurut konsep ini adalah sebagian dari aktiva lancar yang benar-benar dapat digunakan untuk membiayai operasi perusahaan tanpa mengganggu likuiditasnya, atau disebut sebagai modal kerja bersih (net working capital),
3.      Konsep fungsional. Konsep ini mendasarkan pada fungsi dari dana dalam menghasilkan pendapatan (income). Setiap dana yang digunakan dalam perusahaan dimaksudkan untuk menghasilkan pendapatan. Pada dasarnya dana-dana yang dimiliki oleh perusahaan seluruhnya akan digunakan untuk manghasilkan laba sesuai dengan usaha pokok perusahaan, tetapi tidak semua dana digunakan untuk menghasilkan laba periode ini (current income) ada sebagian dana yang akan digunakan untuk memperoleh atau menghasilkan laba di masa yang akan datang.
Berdasarkan berbagai pengertian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Modal Kerja merupakan investasi perusahaan dalam harta jangka pendek atau aktiva lancar.
2.1.2. Jenis-Jenis Modal Kerja
Modal kerja dapat digolongkan menjadi 2 jenis, yaitu sebagai berikut:
a. Modal Kerja Permanen (Permanent Working Capital) yaitu modal kerja yang harus tetap ada pada perusahaan untuk dapat menjalankan fungsinya. Modal kerja permanen ini dapat dibedakan dalam :
1) Modal Kerja Primer, yaitu jumlah modal kerja minimum yang harus ada pada   perusahaan untuk menjamin kontinuitas usahanya,
2)  Modal Kerja Normal, yaitu jumlah modal kerja yang diperlukan untuk menyelenggarakan luas produksi yang normal.
b. Modal Kerja Variabel (Variabel Working Capital) yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan keadaan, dan modal kerja ini dibedakan antara :
1) Modal Kerja Musiman, yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah disebabkan karena fluktuasi musim,
2) Modal Kerja Siklis, yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah disebabkan karena fluktuasi konyungtur,
3) Modal Kerja Darurat, yaitu modal kerja yang besarnya berubah-ubah karena keadaan darurat yang tidak diketahui sebelumnya (misalnya adanya pemogokan buruh, banjir, perubahan keadaan ekonomi yang mendadak).
Pengendalian jumlah modal kerja yang tepat akan menjamin operasi dari perusahaan secara efisien dan ekonomis. Apabila modal kerja terlalu besar, maka dana yang tertanam dalam modal kerja melebihi kebutuhan, sehingga terjadi dana menganggur, tetapi apabila jumlah modal kerja terlalu kecil atau kurang, maka perusahaan akan kurang mampu memenuhi permintaan langganan.
2.1.3. Fungsi Modal Kerja
Beberapa fungsi modal kerja antara lain adalah sebagai berikut :
a.       Modal kerja menampung kemungkinan akibat buruk yang ditimbulkan karena penurunan nilai aktiva lancar seperti penurunan nilai piutang yang diragukan dan yang tidak dapat ditagih atau penurunan nilai persediaan,
b.      Modal kerja yang cukup memungkinkan perusahaan untuk membayar semua utang lancar tepat pada waktunya,
c.       Modal kerja yang cukup memungkinkan perusahaan ”credit standing” perusahaan yaitu penilaian pihak ketiga, misalnya bank dan para kreditor akan kelayakan untuk memelihara kredit.
2.1.4 Sumber Modal Kerja
Apabila sumber modal kerja lebih besar dari pada penggunaan, berarti ada kenaikan modal kerja.Sebaliknya apabila penggunaannya lebih kecil, berarti penurunan modal kerja. Sumber-sumber modal kerja yang akan menambah modal kerja adalah:
1.      Adanya kenaikan sektor modal, baik yang berasal dari laba maupun penambahan modal saham,
2.      Ada pengurangan atau penurunan aktiva tetap karena adanya penjualan aktiva tetap maupun melalui proses depresiasi,
3.      Ada penambahan utang jangka panjang, baik dalam bentuk obligasi atau utang jangka panjang lainnya.
Penggunaan-penggunaan modal kerja yang mengakibatkan turunnya modal kerja adalah sebagai berikut:
1)         Berkurangnya modal sendiri karena kerugian, maupun pengambilan privasi oleh pemilik perusahaan,
2)         Pembayaran utang-utang jangka panjang,
3)         Adanya penambahan atau pembelian aktiva tetap.
2.1.5  Faktor yang Mempengaruhi Modal Kerja
Besar kecilnya modal kerja yang disediakan oleh perusahaan  terutama tergantung terhadap sikap manajemen terhadap laba dan resiko. Dalam manajemen modal kerja ada dua prinsip mendasar dari pendanaan operasional ( Horne 2000:217), yaitu :
1.      Kemampuan memperoleh laba berbanding terbalik dengan likuiditas
2.      Kemampuan memperoleh laba searah dengan resiko
Menurut Syahyunan ( 2004:40 ), faktor – faktor yang mempengaruhi modal kerja adalah :
1.      Volume penjualan
Volume penjualan merupakan faktor yang sangat penting mempengaruhi kebutuhan modal kerja.Apabila penjualan meningkat maka kebutuhan modal kerja meningkat, demikian pula sebaliknya.
2.      Besar kecilnya skala usaha perusahaan
Kebutuhan modal kerja pada perusahaan besar berbeda dengan perusahaan kecil. Hail ini terjadi karena perusahaan besar mempunyai keuntungan  akibat luasnya sumber – sumber pembiayaan yang tersedia dibandingkan dengan perusahaan kecil  yang sangat bergantung pada beberapa sumber saja.
3.      Aktivitas perusahaan
Perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa tidak mempunyai persediaan barang dagangan, sedangkan perusahaan yang menjual barang secara tunai  tidak memiliki piutang dagang.
4.      Perkembangan teknologi
Kemajuan teknologi, khususnya yang berhubungan dengan proses produksi akan mempengaruhi kebutuhan modal kerja.

5.      Sikap perusahaan terhadap likuiditas dan profitabilitas
Adanya biaya dari semua dana yang digunakan perusahaan mengakibatkan jumlah modal kerja   Yang relatif besar mempunyai kecendrungan untuk mengurangi laba perusahaan, tetapi dengan menahan uang kas dan persediaan barang yang lebih besar akan membuat perusahaan lebih mampu untuk membayar transaksi – transaksi yang dilakukan dan resiko kehilangan pelanggan tidak terjadi karena perusahaan mempunyai persediaan barang yang cukup.
2.1.6 Manajemen Modal Kerja
Menurut Sawir (2005:133)
”Manajemen Modal Kerja adalah kegiatan yang mencakup semua fungsi manajemen atas aktiva lancar dan kewajiban jangka pendek perusahaan”.
Manajemen modal kerja merupakan hal yang sangat penting karena pertama aktiva lancar perusahaan manufaktur mngembangkan lebih dari separuh total aktivanya, sedangkan bagi perusahaan distribusi jumlahnya bisa lebih besar lagi.Tujuan manajemen modal kerja adalah mengelola aktiva lancar dan hutang lancar sehingga diperoleh modal kerja netto yang layak dan menjamin tingkat profitabilitas perusahaan. Adapun sasaran yang ingin dicapai dari manajemen modal kerja adalah :
a.         Memaksimalkan nilai perusahaan dengan mengelola aktiva lancar sehingga tingkat pengembalian investasi marjinal adalah sama atau lebih besar dari biaya modal yang digunakan untuk membiayai aktiva-aktiva tersebut,
b.         Meminimalkan biaya modal yang digunakan untuk membiayai aktiva lancar,
c.         Pengawasan terhadap arus dana dalam aktiva lancar dan ketersediaan dana dari sumber hutang, sehingga perusahaan selalu dapat memenuhi kewajiban keuangannya ketika jatuh tempo.
Menurut Horne dan Wachowicz (2005:309)
“Manajemen Modal Kerja yang baik didasarkan pada dua isu keputusan mendasar, isu tersebut adalah penentuan tingkat investasi aktiva lancar dan bauran pendanaan”.
a.             Tingkat investasi aktiva lancar optimal
Dalam menentukan jumlah atau tingkat aktiva lancar pihak manajemen harus mempertimbangkan keuntungan dan kelebihan antara profitabilitas dan risiko. Bagi setiap tingkat output, perusahaan dapat memiliki sejumlah tingkat aktiva lancar yang berbeda. Semakin besar output, semakin besar kebutuhan untuk investasi dalam aktiva lancar untuk mendukung output atau penjualan.
b.            Bauran yang tepat atas pendanaan jangka pendek dan jangka panjang yang digunakan untuk mendukung investasi dalam aktiva lancar ini. Cara aktiva perusahaan didanai melibatkan keuntungan dan kerugian antara risiko dan profitabilitas. Sejalan dengan pertumbuhan aktiva lancar, utang usaha dan pembayaran akan cenderung naik, sehingga sebagian mendanai pembangunan aktiva. Dengan berjalanya waktu, dapat diperkirakan untuk membayar lebih banyak biaya bunga untuk utang jangka panjang daripada untuk pinjaman jangka pendek, yang secara terus-menerus diperpanjang pada saat jatuh tempo. Penggunaan utang jangka pendek akan menghasilkan laba yang lebih tinggi karena utang akan dibayar selama periode yang bahkan tidak membutuhkannya”.
2.1.7  Pentingnya Modal Kerja
Pengendalian jumlah modal kerja yang tepat akan menjamin kontinuitas operasi dari perusahaan secara efisien dan ekonomis. Bilamana modal kerja terlalu besar, maka dana yang tertanam dalam modal kerja melebihi kebutuhan, sehingga mengakibatkan adanya dana menganggur (idle fund), karena dana tersebut sebenarnya dapat digunakan untuk keperluan lain dalam rangka peningkatan laba. Perusahaan kekurangan modal kerja untuk memperluas penjualan dan produksinya, maka besar kemungkinannya akan kehilangan pendapatan dan keuntungan. Perusahaan yang tidak memiliki modal kerja yang cukup, tidak dapat membayar kewajiban jangka pendek tepat waktunya dan akan menghadapi masalah likuiditas.
Modal kerja yang harus tersedia dalam perusahaan harus cukup jumlahnya dalam arti harus mampu membiayai pengeluaran-pengeluaran atau operasi perusahaan sehari-hari. Modal kerja yang cukup akan memberikan beberapa keuntungan lain, antara lain:
a. Melindungi perusahaan tehadap krisis modal kerja karena turunnya nilai dari aktiva lancar, 
b. Memungkinkan untuk membayar semua kewajiban-kewajiban tepat pada  waktunya.
c. Menjamin dimilikinya credit standing perusahaan semakin besar dan memungkinkan bagi perusahaan untuk dapat menghadapi bahaya-bahaya atau kesulitan keuangan yang mungkin terjadi,
d. Memugkinkan untuk memiliki persediaan dalam jumlah yang cukup untuk melayani para konsumennya,
e. Memungkinkan bagi perusahaan untuk memberikan syarat kredit yang lebih menguntungkan kepada para pelanggannya,
f.  Memungkinkan bagi perusahaan untuk dapat beroperasi dengan lebih efisien karena tidak ada kesulitan untuk memperoleh barang maupun jasa yang dibutuhkan.
2.2 Pengertian Kinerja
Pengertian  kinerja menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah :
“1. Sesuatu yang dicapai,
2.Prestasi yang diperlihatkan,
3. Kemampuan Kerja.”
Sedangkan pengertian kinerja menurut Wehch dalam bukunya Anggaran yang diterjemahkan olehPurwatiningsih adalah sebagai berikut :
“Kinerja adalah suatu istilah yang menerangkan prestasi atau unjuk kerja suatu perusahaan atau organisasi dengan cara membandingkan hasil atau pendapatan sebenarnya yang dicapai perusahaan dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan dan rencana anggaran yang telah ditentukan sebelumnya untuk jangka waktu tersebut.”(2000;235)”
2.2.1 Kinerja Keuangan Perusahaan
Perusahaan sebagai salah satu bentuk organisasi pada umumnya memiliki tujuan tertentu yang ingin dicapai dalam usaha untuk memenuhi kepentingan para anggotanya.Keberhasilan dalam mencapai tujuan perusahaan merupakan prestasi manajemen.Penilaian prestasi atau kinerja suatu perusahaan diukur karena dapat dipakai sebagai dasar pengambilan keputusan baik pihak internal maupun eksternal.
Kinerja perusahaan merupakan suatu gambaran tentang kondisi keuangan suatu perusahaan yang dianalisis dengan alat-alat analisis keuangan, sehingga dapat diketahui mengenai baik buruknya keadaan keuangan suatu perusahaan yang mencerminkan prestasi kerja dalam periode tertentu.Hal ini sangat penting agar sumber daya digunakan secara optimal dalam menghadapi perubahan lingkungan.Penilaian kinerja keuangan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pihak manajemen agar dapat memenuhi kewajibannya terhadap para penyandang dana dan juga untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Sebelum memahami masalah penilaian kinerja lebih jauh, maka ada beberapa pengertian kinerja seperti yang telah dijelaskan oleh Helfert (1996:67) bahwa
“Kinerja perusahaan adalah hasil dari banyak keputusan individual yang dibuat secara terus menerus oleh manajemen.
Dari pendapat tersebut dapat diketahui bahwa kinerja merupakan indikator dari baik buruknya keputusan manajemen dalam pengambilan keputusan.Manajemen dapat berinteraksi dengan lingkungan interen maupun eksteren melalui informasi.Informasi tersebut lebih lanjut dituangkan atau dirangkum dalam laporan keuangan perusahaan.
Pengertian lain tentang kinerja yaitu
“Performance adalah ukuran seberapa efisien dan efektif sebuah organisasi atau seorang manajer untuk mencapai tujuan yang memadai.”(Stoner et al, 1996:9).
Adapun pengertian efektif dan efisien menurut Stoner et al (1996:9):
“Efisien adalah kemampuan untuk meminimalkan penggunaan sumber daya dalam mencapai tujuan organisasi berarti melakukan dengan tepat, sedangkan efektivitas adalah kemampuan untuk menentukan tujuan yang memadai berarti melakukan hal yang tepat.”
Dari pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa kinerja (Performance) perusahaan adalah hasil dari banyak keputusan yang dibuat secara terus menerus oleh manajemen untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien.
2.2.2 Manfaat Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan
Adapun manfaat dari penilaian kinerja perusahaan adalah sebagai berikut:
a. Untuk mengukur prestasi yang dicapai oleh suatu organisasi dalam suatuperiode tertentu yang mencerminkan tingkat keberhasilan pelaksanaan kegiatannya.
b.  Selain digunakan untuk melihat kinerja organisasi secara keseluruhan,maka pengukuran kinerja juga dapat digunakan untuk menilai kontribusi suatu bagian dalam pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan.
c. Dapat digunakan sebagai dasar penentuan strategi perusahaan untuk masayang akan datang.
d.         Memberi petunjuk dalam pembuatan keputusan dan kegiatan organisasi pada umumnya dan divisi atau bagian organisasi pada khususnya.
e.  Sebagai dasar penentuan kebijaksanaan penanaman modal agar dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan.
2.2.3 Tujuan Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan
Tujuan penilaian kinerja perusahaan menurut Munawir (2000:31) adalah sebagai berikut:
a.Untuk mengetahui tingkat likuiditas, yaitu kemampuan perusahaan untuk memperoleh kewajiban keuangannya yang harus segera dipenuhi atau kemampuan perusahaan untuk memenuhi keuangannya pada saat ditagih.
b.  Untuk mengetahui tingkat solvabilitas, yaitu kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya apabila perusahaan tersebut dilikuidasi baik kewajiban keuangan jangka pendek maupun jangka panjang.
c. Untuk mengetahui tingkat rentabilitas atau profitabilitas, yaitu menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu.
d.         Untuk mengetahui tingkat stabilitas usaha, yaitu kemampuan perusahaan untuk melakukan usahanya dengan stabil, yang diukur dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan untuk membayar beban bunga atas hutang-hutangnya termasuk membayar kembali pokok hutangnya tepat pada waktunya serta kemampuan membayar deviden secara teratur kepada para pemegang saham tanpa mengalami hambatan atau krisis keuangan.
2.3  Laporan Keuangan
Pada mulanya laporan keuangan bagi suatu perusahaan hanyalah sebagai alat penguji dari pekerjaan bagian pembukuan, tetapi uantuk selanjutnya laporan keuangan tidak hanya sebagai alat penguji tetapi juga sebagai dasar untuk dpat menentukan atau menilai posisis keuangan perusahaan tersebut, dimana dengan hasil analisa tersebut pihak – pihak yang berkepentingan mengambil suatu keputusan. Jadi untuk mengetahui posisi keuangan suatu perusahaan serta hasil-hasil yang telah dicapai oleh perusahaan tersebut perlu adanya laporan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan.
Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia dalam Standar Akuntansi Indonesia (1004:2) mengemukakan pengertian laporan keuangan adalah :
Laporan keuangan merupakan bagian dari proses laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.
Untuk mengetahui perkembangan perusahaan, perlu diketahui keadaan keuangan perusahaan yang bersangkutan.Keadaan keuangan perusahaan dapat diketahui dari laporan keuangan perusahaan.Laporan keuangan disusun untuk menggambarkan posisi keuangan suatu perusahaan serta hasil yang dicapai dalam operasi perusahaan. Pada hakekatnya laporan keuangan merupakan hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai bahan informasi tentang keuangan perusahaan berbagai pihak yang berkepentingan terhadap data keuangan tersebut.
Untuk mengetahui pengertian laporan keuangan akan dijelaskan sebagai berikut :
Menurut Djarwanto (2001: 5) memberikan pengertian
“Laporan keuangan adalah hasil tindakan pembuatan ringkasan data keuangan perusahaan yang disusun dan ditafsirkan untuk kepentingan manajemen dan pihak-pihak lain yang menaruh perhatian atau mempunyai kepentingan dengan data keuangan perusahaan”.
Sedangkan menurut Purba (2002: 36) memberikan pengertian
“Laporan keuangan menggambarkan informasi potensi mengenai keuangan pada masa lalu dan dapat memberikan petunjuk untuk menetapkan kebijakan pada masa yang akan datang”.
Menurut Harahap (2002: 7) memberikan pengertian
“Laporan keuangan adalah merupakan produk atau hasil akhir dari suatu proses akuntansi yang menjadi bahan informasi bagi para pemakainya sebagai salah satu bahan dalam proses pengambil keputusan dan pertanggungjawaban”.
Laporan keuangan bermaksud untuk menyediakan informasi keuangan suatu perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. Tujuan laporan keuangan
Menurut Berstein (1983) adalah sebagai berikut (Harahap, 2004: 197) :
(1) Screening, analisa dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui situasi dan kondisi perusahaan dari laporan keuangan tanpa pergi langsung ke lapangan.
(2) Understanding, memahami perusahaan, kondisi keuangan, dan hasil usahanya.
(3) Forecasting, analisa digunakan untuk meramalkan kondisi keuangan perusahaan di masa yang akan datang.
(4) Diagnosis, analisa dimaksudkan untuk melihat kemungkinan adanya masalah-masalah yang terjadi baik dalam manajemen, operasi, keuangan, atau masalah lain dalam perusahaan.
(5) Evaluation, analisa dilakukan untuk menilai prestasi manajemen dalam mengelola perusahaan.

2.3.1 Tujuan Laporan Keuangan
Tujuan umum laporan keuangan dalam standar akuntansi keuangan (2004:4) menjelaskan bahwa :
1.         Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.
2.         Laporan keuangan disusun untuk memenuhi kebutuhan bersama oleh sebagian besar pemakainya. Namun demikian, laporan keuangan tidak menyediakan keputusan ekonomi karena secara umum pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi menggambarkan pengaruh keuangan dari kejadian dimasa lalu, dan tidak diwajibkan untuk menyediakan informasi non keuangan.
3.         Laporan keuangan juga menunjukkan apa yang dilakukan manajemen (stewardship) atau pertanggungjawaban atas sumber daya yang dipercaya kepadanya.
2.3.2 Analisis Laporan Keuangan
Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan dalam berbagai cara misalnya, sebagai laporan arus kas, atau laporan arus dana, catatandan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.
Dalam SAK (IAI, 2007:3) disebutkan bahwa tujuan laporan keuangan adalah
Untuk menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.
Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap posisi keuangan maupun perkembangan suatu perusahaan adalah: para pemilik perusahaan, manager perusahaan yang bersangkutan, para kreditur, bankers, para investor dan pemerintah dimana perusahaan tersebut berdomosili, buruh serta pihak-pihak lainnya.
Menurut Harahap (2004: 190) menyatakan bahwa analisis laporan keuangan sebagai :
“Analisis laporan keuangan berarti menguraikan pos-pos laporan keuangan menjadi unit informasi yang lebih kecil dan melihat hubungan yang bersifat signifikan atau yang mempunyai makna antara satu dengan yang lain, baik antara kuantitatif maupun data non kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui kondisi keuangan lebih dalam yang sangat penting dalam proses menghasilkan keputusan yang tepat.
Analisis laporan keuangan yang banyak digunakan adalah analisis tentang rasio keuangan. Berdasarkan sumber analisis, rasio keuangan dapat dibedakan :
a.       Perbandingan Internal
Yaitu membandingkan rasio pada saat ini dengan rasio pada masa lalu dan masa yang akan datang dalam perusahaan yang sama.


b. Perbandingan Eksternal
Yaitu membandingkan rasio perusahaan dengan perusahaan-perusahaan sejenis atau dengan rata-rata industri pada saat yang sama.
Secara garis besar ada 4 jenis rasio yang dapat digunakan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan yaitu :
1.  Rasio Likuiditas ( Liquidity Ratio), yaitu rasio yang menunjukkan hubungan antara kas perusahaan dan aktiva lancar lainnya dengan hutang lancar. Rasio likuiditas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban-kewajiban keuangannya yang harus segera dipenuhi atau kewajiban jangka pendek. Makin tinggi rasio likuiditas perusahaan,akan mengindikasikan makin tingginya kemampuan perusahaan untuk melunasi kewajiban lancarnya. Pengukuran likuiditas perusahaan masih mempertimbangkan unsur persediaan di dalam aktiva lancar, persediaan pada umumnya merupakan bagian terbesar dari aktiva lancar dalam perusahaan, dan untuk menkonversikan menjadi kas maish memerlukan proses dan waktu yang relatif lama.Rasio yang bisa digunakan untuk mengukur likuiditas, yaitu current ratio, quick ratio, cash ratio, dan net working capital.
2. Rasio Aktivitas (Activity Ratio) atau dikenal juga sebagai rasio efisiensi, yaitu rasio yang mengukur efisiensi perusahaan dalam menggunakan aset-asetnya. Rasio aktivitas yang umum digunakan adalah Average Collection Period, Inventory Turnover, Fixed Asset Turnover, Dan Total Asset Turnover, Dan Working Capital Turnover. rasio menggambarkan apakah investasi perusahaan pada aktiva lancar dan aktiva tetap terlalu kecil atau terlalu besar. Rasio – rasio aktivitas mengganggap bahwa sebaiknya terdapat keseimbangan yang layak antara penjualan dan berbagai unsur aktiva yaitu persediaan , piutang, aktiva tetap , dan aktiva lancar.
3. Rasio Leverage Finansial (Financial Leverage Ratio), yaitu rasio yang mengukur seberapa banyak perusahaan menggunakan dana dari hutang (pinjaman). Rasio ini adalah kemampuan suatu perusahaan untuk melunasi hutang – hutangnya apabila sekiranya perusahaan tersebut akan dilikuidasi. Rasio yang umum dipakai antara lain adalah Debt Ratio, Debt To Equity Ratio, Time Interest Earned Ratio Dll.
4. Rasio Keuntungan (Profitability Ratio) atau rentabilitas, yaitu rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan dari penggunaan modalnya.Profitabilitas juga dikaitkan dengan efisiensi dalam mengoptimalkan pendapatan dengan biaya tertentu.Rasio profitabilitas ynag sering digunakan, yaitu Gross Profit Margin, Operating Profit Margin, Net Profit Margin, Return On Investment Dan Return On Equity.





BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Daerah Penelitian
Dalam memperoleh data yang dibutuhkan dalam penulisan skripsi ini Penulis mengadakan penelitian pada Perusahaan Fa.LITHA & CO Makassar yang berlokasi di Jalan Gunung MerapiNo.160 Makassar.Waktu yang digunakan penulis untuk melakukan penelitian kurang lebih 3 (tiga) bulan yakni dari bulan Mei sampai bulan Juli 2012.
3.2  Metode Pengumpulan Data
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metodepengambilan data adalah sebagai berikut :
a. Penelitian Kepustakaan (LibraryResearch)
Yaitu dengan membaca dan mempelajari literatur yang berhubungan dengan masalah yang dibahas agar memeroleh teoritis yang akan digunakan dalam pembahasan dan sekaligus sebagai dasar untuk mengadakan analisis.
b. Penelitian Lapangan (Observasi)
Yaitu penelitian langsung ketempat penelitian dengan menggunakan wawancara langsung kepada pihak - pihak yang menjadi obyek dalam penelitian.


3.3  Jenis dan Sumber Data
Jenis data yang digunakan dalam penulisan ini adalah sebagai berikut:
a. Data kuantitatif
Yaitu data yang diperoleh dari perusahaan berupa angka-angka seperti neraca perusahaan dan laporan rugi laba perusahaan.
b. Data kualitatif
Yaitu data yang tidak berbentuk angka-angka yang diperoleh dari studi kepustakaan serta dari pihak perusahaan seperti sejarah singkat perusahaan dan uraian tugas dari masing-masing bagian dalam perusahaan.
Kemudian untuk melengkapi data yang digunakan dalam pembahasan ini penulis memperoleh data yang bersumber dari:
1.         Data primer yaitu data yang diperoleh dengan jalan mengadakan pengamatan secara langsung pada objek penelitian pada proses kegiatan pengolahan data serta melakukan wawancara secara langsung dengan menajemen perusahaan Fa. LITHA & CO Makassar.
2.         Data sekunder yaitu data yang diperoleh dengan jalan mengumpulkan dokumen-dokumen perusahaan seperti data laporan keuangan perusahaan selama mengenai struktur model kerja data lain yang dapat menunjang pembahasan ini.
3.4  Metode Analisis
Menurut Jumingan (2006:250),adapun metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini diperesentasikan dalam bentuk rasio-rasio keuangan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan. Kinerja keuangan perusahaan dalam penelitian ini dikaitkan dengan rasio-rasio pada setiap variabel yang disesuaikan dengan data yang tersedia dan berdasarkan aspek-aspek keuangan yang di dalamnya terdapat aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, rentabilitas dan efisiensi. Analisis Rasio yang digunakan yaitu :
1. Rasio Likuiditas   
a.         Current ratio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar utang yang segera harus dipenuhi dengan aktiva lancar.
b.         Acid Test Ratio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar utang yang segera harus dipenuhi dengan aktiva lancar yang lebih likuid(quick assets).
c.         Cash Ratio merupakan rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar utang yang segera harus dipenuhi dengan kas dan bank yang tersedia dan surat yang dapat segera diuangkan.
2. Rasio Aktivitas
a.         Total Asset Turnover (Total Aktiva)
ToA     = 
b.         Fixed Asset Turnover =  %
3. Rasio Solvabilitas
a.         Debt to Total Asset adalah rasio untuk mengukur berapa bagian dari aktiva yang dijadikan jaminan untuk keseluruhan utang.
Debt to Total Asset     =
b.         Debt to Equity adalah rasio untuk mengukur berapa bagian dari modal sendiri yang dijadikan jaminan untuk keseluruhan utang.
Debt to Equity                        =
4. Rentabilitas
a.         Return On Investment adalah rasio untuk mengukur berapa laba yang diperoleh untuk setiap rupiah yang ditanamkan dalam perusahaan.
ROI  =
b.         Return On Equity adalah rasio untuk mengukur laba yang diperoleh untuk setiap rupiah modal yang ditanamkan di perusahaan.
ROE =
c.         Return On Asset adalah rasio untuk mengukur berapa laba yang diperolehuntuk setiap rupiah pendapatan yang dihasilkan.
ROA =


3.5 Sistimatika Pembahasan
Sistematika pembahasan dalam penyusunan skripsi ini penulis membagi kedalam 6 (enam) bab yang terdiri dari :

BAB I             Merupakan Pendahuluan, yang menguraikan secara ringkas mengenai Latar Belakang Masalah, Rumusan Masalah, Tujuan Penelitian Dan Manfaat Penelitian.
BAB II            Merupakan Tinjauan Pustaka menguraikan tentang, Pengertian Kinerjadan laporan keuangan.
BAB III          Merupakan metode penelitian yang terdiri dari Daerah Penelitian , Metode Pengumpulan Data,Jenis Dan Sumber Data, Metode  Analisis serta Sistimatika Pembahasan.
BAB  IV         Merupakan Gambaran Umum Perusahan yang terdiri atas Sejarah Singkat Perusahaan, Struktur Organisasi Perusahaan, dan Deskripsi Jabatan.
BAB V            Merupakan Analisis Dan Pembahasan yang terdiri dari Laporan Keuangan, Analisis Rasio Keuangan yaitu Analisis Likuiditas, Analisis Aktivitas , Analisis Solvabilitas dan Analisis Rentabilitas.
BAB VI          Merupakan penutup yang terdiri dari Kesimpulan dan Saran


BAB IV
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
4.1. Sejarah Singkat Perusahaan Fa.LITHA & CO.
Fa.LITHA & CO. didirikan pada tahun 1967 dan masih berbentuk badan usaha perseorangan yang berkedudukan di Makale,Tana Toraja. Kegiatan usahanya pada waktu itu adalah berdagang dengan menjual barang – barang konsumsi di Tana Toraja.Barang dagangan tersebut di beli langsung dari Makassar dan di angkut dengan menggunakan truk milik perusahaan. Selain kegiatan tersebut perusahaan juga membeli hasil bumi utamanya kopi di Tana Toraja dan selanjutnya diangkut ke Makassar untuk dijual kepada pedagang eceran di kota Makassar. Perusahaan ini memiliki empat unit truk yang digunakan untuk mengangkut barang – barang dagangannya.
Berawal dari kendaraan truk yang dibeli, akhirnya kendaraan tersebut dikomersilkan karena pada waktu itu kendaraan umum masih langka sementara masih banyak konsumen yang membutuhkan kendaraan angkutan umum. Konsumen yang memakai jasa pelayanannya diwajibkan membayar sewa atau biaya angkutan yang sesuai persetujuan kedua belah pihak,antara pemilik kendaraan dan calon penumpang. Semakin lama semakin banyak jumlah penumpang yang memakai jasa pelayanan perusahaan ini.Jasa pelayannan pada waktu itu hanya trayek Tana Toraja – Ujung Pandang.
Kendaraan truk diubah bentuk badannya sedemikian rupa sehingga penumpang dapat lebih nyaman dan terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung.Hal ini dilakukan karena pemilik perusahaan merasakan mendapat keuntungan lebih banyak bilamana kendaraannya mengangkut penumpang daripada mengangkut barang - barang dagangan.
Tahun 1968 pemilik perusahaan pindah ke Makassar dan perusahaannya kemudian berkedudukan di kota Makassar. Dalam perkembangan selanjutnya, bentuk perusahaan perseorangan ini diubah menjadi bahan usaha yang bentuk firma.Perubahan ini dilakukan pada tahun 1970, dimana pemilik – pemilik perusahaan adalah pemilik perusahaan semula ditambah dengan beberapa anggota keluarganya.
Kegiatan perusahaan setelah berbentuk firma adalah jasa angkutan darat yang hanya melayani trayek Makassar – Toraja dan bidang usaha ekspor.Pada perkembangan selanjutnya diperluas dengan unit usaha perkebunan. Aktiva yang dimiliki perusahaan ini pada waktu itu berubah menjadi bentuk badan usaha firma adalah antara lain berupa kendaraan truk dan beberapa unit kendaraan bus angkutan umum.
Unit usaha angkutan penumpang pada perusahaan Fa.LITHA & CO. mengalami perkembangan yang pesat, karena pada waktu itu belum banyak perusahaan yang bergerak di bidang jasa angkutan penumpang, sedangkan konsumen yang membutuhkan jasa angkutan semakin bertambah. Untuk melayani atau memenuhi permintaan yang semakin meningkat, pada tahun 1973 perussahaan ini membeli 6 unit kendaraan bus yang baru.
Berdasarkan kebijakan pemerintah dalam hal ini perbaikan jalan raya, usaha jasa angkutan darat antar daerah – daerah di Sulawesi Selatan berkembang.Pada tahun 1978 pihak perusahaan Fa.LITHA & CO, membeli lagi 4 unit kendaraan bus yang baru dengan bantuan kredit dari bank.Dalam tahun – tahun selanjutnya perusahaan tetap mengadakan pembelian kendaraan untuk menggantikan kendaraan yang lama yang tidak layak operasi maupun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.Disamping itu, selain membeli kendaraan perusahaan juga meremajakan kendaraannya lagi yang sudah tidak layak operasi sehingga dioperasikan kembali.
4.2  Struktur Organisasi Perusahaan Fa.LITHA & CO.
Setiap perusahaan mempunyai suatu tujuan yang telah ditetapkan untuk digapai dan untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan harus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, salah satunya adalah sumber daya manusia yang dimilikinya.Pembagian tugas dan tanggung jawab ini tercermin di dalam struktur organisasi perusahaan yang bersangkutan.Struktur organisasi memberikan gambaran wewenang, tugas dan tanggung jawab yang jelas, sehingga masing – masing personalia dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan dapat menghindari kekacauan dan menjalankan aktifitasnnya dalam perusahaan.Untuk mengetahui lebih luas mengenai gambaran umum perusahaan Fa.LITHA & CO. dapat dilihat pada gambaran skema struktur organisasi perusahaan tersebut sebagai berikut :

Skema 4.1
STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN
PIMPINAN


PENGAWAS                                    PERSONALIA                     SEKERTARIS


          UNIT ANGKUTAN                                                         PERDAGANGAN
BENGKEL                                                   
                                                                          EKSPOR                 IMPOR
LOGISTIK                            OPERASIONAL
            PEMBUKUAN
            PEMASARAN


TICKET                    PAKET
Sumber : Perusahaan  Fa. LITHA & CO.
4.2.1. Deskripsi Jabatan
Deskripsi jabatan ini adalah bertujuan untuk melengkapi dan menindak lanjuti dari struktur organisasi Fa.LITHA & CO. Deskripsi jabatan adalah suatu catatan sistematis tentang tugas dan tanggung jawab suatu jabatan, yang didasarkan pada kenyataan – kenyataan apa, bagaimana, mengapa, dan dimana suatu pekerjaan dilaksanakan. Adapun uraian tugas dan tanggung jawab masing – masing bagian adalah sebagai berikut ;
1.      Pimpinan
Tugas dan tanggung jawab pimpinan adalah untuk menjalankan kegiatan perusahaan dengan koordiansi semua bagian yang ada dalam organisasi agar supaya perushaan dapat dioperasikan secara efisien dan efektif dengan memperoleh laba yang diharapkan.
2.      Pengawas
Mempunyai tugas dan tanggung jawab terhadap kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pelaksanaan kegiatan – kegiatan operasional dan melalukan pengawasan terhadap pencatatan pendapatan biaya – biaya yang dikeluarkan.
3.      Personalia
Memberi tugas kepada masing – masing karyawan sesuai dengan jabatannya dan membuat konsep surat telex,fax dan daftar gaji karyawan.

4.      Research
·         Bertanggung jawab kepada pimpinan yang dikoordinasikan oleh bagian personalia.
·         Mengelola setiap data dan informasi untuk perkembangan dan kemajuan perusahaan.
·         Mengkoordinasikan penyediaan laporan dan data kepada pimpinan.
·         Mendistribusikan laporan –laporan hasil penelitian dan hasil perbandingan yang telah dilakukan ke semua bagian.
·         Menyediakan data/informasi yang lengkap dan mutakhir mengenai hasil penelitian perkembangan yang terjadi.
5.      Unit Angkutan
Mempunyai  tugas dan tanggung jawab untuk menjalankan kegiatan perusahaan, dengan koordinasi semua bagian yang ada dalam organisasi agar perusahaan dapat dioperasikan secara efisien dan efektif dengan memperoleh laba yang diharapkan.
6.      Operasional
·         Menyusun ,mengatur komposisi,mengevaluasi kru bus.
·         Menyusun daftar trayek berkoordiansi dengan bagian marketing.
·         Mengatur jadwal pemberangkatan bus berkoordiansi dengan bagian bengkel dan pemasaran.
·         Bertanggung jawab terhadap kelengkapan surat – suart baik kru bus maupun bus itu sendiri.
·         Membuat laporan berkala aktiva operasional setiap bulannya untuk dilaporkan ke bagian personalia dan diteruskan ke pemimpin.
7.      Pemasaran
·           Membuat jadwal dan tugas, mengevaluasi kinerja staff dan bagian pemasaran yang selanjutnya dilaporkan ke bagian personalia.
·           Memiliki tugas untuk menganalisa perkembangan trayek – trayek dan perkembangan informasi dari masyarakat untuk dibicarakan dalam tingkat perkembangan perusahaan.
·           Menyiapkan semua prasarana perlengkapan pendukung kegiatan di marketing dengan koordinasi bagian personalia/umum serta bagian pemasaran.
·           Membuat laporan berkala aktivitas pemasran setiap bulannya untuk dilaporkan ke bagian personalia dan diteruskan ke pimpinan.
8.      Bengkel
·       Bertanggung jawab terhadap pelaksanaannya pekerjaan di bengkel.
·       Mengevaluasi kinerja staff dan mengkoordinir sub bagian mekanik, ban, oli, kunci – kunci, sparepart.
·       Membuat laporan berkala aktivitas bengkel setiap bulannya untuk dilaporkan kebagian personalia dan diteruskan ke pimpinan.
9.      Logistik
Bertugas mengorder barang – barang operasional angkutan dan menentukan lokasi order barang.
10.  Pembukuan
Mempunyai tugas dan tanggungjawab dalam menyelengggarakan administrasi keuangan.Dari pembukuan – pembukuan yang dikerjakan oleh personil bagian ini. Pimpinan unit dan pihak – pihak lain dapat mengetahui pendapatan unit angkutan secara periodik.
11.  Pemasaran
·         Membuat jadwal tugas,mengevaluasi kinerja staff pemasaran.
·         Mengevaluasi perkembangan pemasaran, menganalis perkembangan trayek – trayek.
·         Menyiapkan semua prasarana perlengkapan pendukung kegiatan dimarketing dengan koordinasi bagian personalia/umum.
Adapun deskripsi jabatan pada bagian staff pemasaran ( Tiket – Paket ) yaitu :
·         Memeriksa dan mencocokkan manifest pemberangkatan dari Makassar ke daerah dan buku kas kecil dan setoran nagian ticketing dan paket.
·         Melaporkan dan menyetor hasil penjualan tiket dan paket setiap hari ke bagian keuangan sesuai dengan hasil penjualan tiket pada hari itu.
·         Mengarsipkan manifest yang telah dipertanggung jawabkan ke bagian keuangan.
12.  Tiket
·         Melaksanakan kegiatan penjualan tiket dengan baik dan benar.
·         Mengikuti jadwal tugas yang telah ditentukan.
·         Memberikan pelayanan yang maksimal kepada setiap pelanggan dan bertanggung jawab memasarkan secara maksimal serta berkoordinasi dengan semua bagian yang ada dalam unit angkutan.
13.  Paket
·         Mengikuti jadwal yang telah ditentukan, memberikan pelayanan yang maksimal kepada setiap pelanggan.
·         Bertanggung jawab terhadap keamanan, kepastian barang kiriman (paket) baik ke daerah maupun dari daerah.
·         Memberikan pelayanan yang maksimal kepada setiap pelanggan dan bertanggung jawab memasarkan secara maksimal serta berkoordinasi dengan semua bagian yang ada dalam unit angkutan.







BAB V
ANALISIS DAN PEMBAHASAN
5.1 Laporan Keuangan
Untuk mengetahui perkembangan perusahaan, perlu diketahui keadaan keuangan perusahaan yang bersangkutan.Keadaan keuangan perusahaan dapat diketahui dari laporan keuangan perusahaan.Laporan keuangan disusun untuk menggambarkan posisi keuangan suatu perusahaan serta hasil yang dicapai dalam operasi perusahaan. Pada hakekatnya laporan keuangan merupakan hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai bahan informasi tentang keuangan perusahaan berbagai pihak yang berkepentingan terhadap data keuangan tersebut.
Tujuan dan sasaran dilakukannya pengambilan keputusan bagi suatu keuangan adalah untuk mengetahui keadaan dan posisi keuangan pada suatu perusahaan.Sehubungan dengan pentingnya penyusunan laporan keuangan, maka perusahaaan Fa. LITHA & CO. Makassar, sebagai perusahaan yang bergerak dalam dua bidang usaha yaitu perdagangan dan jasa angkutan. Maka perusahaan perlu melakukan analisis lapaoran keuangan yang terdiri dari neraca dan laporan perhitungan laba rugi yang dapat dilihat melalui tabel.




Tabel 5.1
Fa. LITHA & CO.
NERACA
 Per, 31 Des 2008 – 2010

URAIAN
2008
2009
2010
AKTIVA



AKTIVA LANCAR



Kas + Bank
36.543.903,00
44.386.180,49
10.545.387,79
Piutang pegawai
17.350.000,00
21.500.000,00
13.158.000,00
Piutang Usaha
1.067.460.012,40
2.546.542.526,30
1.179.812.420,74
Piutang Lain-lain
-
-
905.864.643,09
Persediaan Barang Dagangan
3.285.455.904,29
2.458.886.866,65
2.904.683.422,55
Uang Muka Pembelian
250.000.000,00
245.500.000,00
650.000.000,00
JUMLAH AKTIVA LANCAR
4.656.800.819,69
5.316.815.573,54
5.664.063.874,17




AKTIVA TETAP



Aktiva Tetap
22.159.076.654
23.131.919.154
29.820.474.153,50
Ak. Aktiva Tetap
(3.249.009.913,10)
(3.788.804.524,26)
(4.869.137.834,96)
Jumlah Aktiva Tetap
18.910.066.740,90
19.343.114.629,74
24.951.336.318,54
AKTIVA LAIN-LAIN
9.257.496.682,95
8.889.898.872,60
6.410.621.206,30
TOTAL AKTIVA
32.824.364.243,54
33.549.829.075,88
37.026.021.399,01




PASIVA



Hutang lancar
8.843.527.259,00
8.997.179.541,00
11.809.803.119,50
Jumlah Hutang Lancar
8.843.527.259,00
8.997.179.541,00
11.809.803.119,50




MODAL



Modal
23.092.775.688,40
23.980.836.984,54
24.552.649.534,85
Laba Tahun berjalan
888.061.296,14
571.812.550,34
663.568.744,63
Jumlah modal
23.980.836.984,54
24.552.649.534,88
25.216.218.279,51




TOTAL PASIVA
32.824.364.243,54
33.549.829.075,88
37.026.021.399,01

Sumber : Perusahaan  Fa. LITHA & CO.

Tabel 5.2
Fa. LITHA & CO.
LAPORAN LABA / RUGI
TAHUN 2008 – 2010
URAIAN

TAHUN


2008
2009
2010
Pendapatan :



Pendapatan Angkutan
1.947.888.630,00
1.967.519.684,00
2.321.356.757,22
Pendapatan barang dagangan
7.520.507.698,00
7.278.541.998,00
9.640.565.191,88
JUMLAH PENDAPATAN

9.468.396.381,00
9.246.061.682,00
11.961.921.948,40




Harga Pokok Penjualan



Persediaan Awal
3.071.848.323,50
3.285.455.904,29
2.473.277.090,85
Pembelian barang dagangan
6.666.600.582,50
5.472.118.052,40
8.919.216.845,00
Barang siap terjual
      9.738.448.906,00
8.757.563.956,69
11.392.493.935,85
Persediaan akhir barang dagangan
(3.285.455.904,29)
(2.473.277.090,085)
2.904.683.422,55
Harga pokok penjualan
6.452.993.001,71
6.284.286.865,84
8.487.810.513,30
Harga pokok barang
927.991.238,50
960.828.858,50
1.046.023.030,50
Jumlah harga pokok
7.380.984.240,21
7.245.115.724,34
9.533.833.543,80
Laba Kotor
2.087.412.141,77
2.000.945.957,66
2.428.088.404,60




Biaya Operasional







Biaya penjualan
454.006.979,00
543.656.350,00
635.582.658,12
Biaya administrasi + umum
291.742.100,00
345.682.450,00
388.843.298,53
Biaya penyusutan
453.600.897,63
539.794.607,32
740.093.703,32




Jumlah biaya operasional
1.199.350.845,63
1.429.133.407,32
1.764.519.659,97
 Laba sebelum pajak
 888.061.296,14
571.812.550,34 
663.568.744,63 
Pajak 10%
88.061.296,14
57.181.255,034
66.356.874,463
Laba setelah pajak
800.000.000,00
514.631.295,306
597.211.870,167
Sumber : Perusahaan Fa. LITHA & CO.
5.2 Analisis Rasio Keuangan
Untuk memudahkan upaya perusahaan dalam mengetahui keadaan dan posisi keuangan bagi setiap perusahaan adalah dengan mengetahui sejauh mana perkembangan likuiditas yang terjadi dalam perusahaan.Likuiditas bagi setiapperusahaan adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan suatu perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dalam perusahaan, dimana dalam melakukan evaluasi atas likuiditas perusahaan adalah dengan membandingkan aktiva lancar dengan hutang lancar yang terjadi dalam perusahaan.
Untuk mengetahui perkembangan likuiditas perusahaan, khususnya dalam tahun 2008 s/d tahun 2010 maka dapat disajikan sebagai berikut :
5.2.1 Rasio Likuiditas
a)      Current Ratio
Besarnya Current Ratio dapat ditentukan melalui rumus di bawah ini :
Current Ratio =
CR 2008                      =
                                                            =  0,57 atau 57 %
CR 2009                      =
                                                            =  0,59 atau 59 %
CR 2010                      =
                                                            = 0,48 atau 48 %
Dari hasil analisis mengenai current ratio menunjukkan bahwa keadaan dan posisi keuangan perusahaan tidak mampu memenuhi kewajiban dengan aktiva lancar yang ada. Dimana tahun 2008 sebesar 0,57 atau 57 %, tahun 2009 0,59 atau 59 %, tahun 2010 0,48 atau 48 % . Mengingat bahwa current ratio adalah angka perbandingan antara aktiva lancar dengan hutang lancar maka setiap transaksi yang mengakibatkan perubahan jumlah aktiva lancar atau hutang lancar.
b)      Acid Test Ratio
Adapun Acid Test Ratio dalam tahun 2008 s/d 2010 dpat ditentukan sebagai beikut :
                        Acid test ratio =
ATR 2008       =
= 0,16 atau 16 %
                        ATR 2009       =
                                                = 0,32 atau 32 %
                        ATR 2010       =
                                                = 0,23 atau 23 %
Dengan adanya transaksi yang mengakibatkan perubahan current ratio maka mengukur likuiditas menggunakan Acid Test Ratio dengan mengurangi aktiva lancar digunakan untuk mengurangi Hutang lancar. Hasil perhitungan Acid Test Ratio diketahui bahwa perusahaan tidak mampu membayar hutang yang harus dipenuhi dengan aktiva lancar yang disebabkan karena setiap tahun hutang lancar semakin meningkat untuk tahun 2008 sebesar 0,16 atau 16 %, tahun 2009 sebesar 0,32 atau 32 %,dan tahun 2010 sebesar 0,23 atau 23 % .
c)      Cash Ratio
Besarnya Cash Ratio dari tahun 2008 s/d 2010 dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut :
Cash Ratio                  = 
Cash Ratio 2008         =
                                                                        = 0,00413 atau 0,413 %
Cash Ratio 2009         =
                                                                        = 0,00493 atau 0,493 %
Cash Ratio 2010         =
                                                                        = 0,000892 atau 0,00892 %
Cash Ratio yakni untuk mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam membayar hutang lancar yang segera harus dipenuhi dengan jumlah cash yang tersedia,dari hasil perhitungan cash ratio dapat diketahui bahwa kemampuan perusahaan membayar hutang lancar dengan kas sangat kecil,menyebabkan perusahaan tidak mampu menutupi hutang lancar,hal ini disebabkan karena meningkatnya hutang lancar dari ke tahun ke tahun.
Dari tabel 5.3 yakni Rasio Likuiditas selama 3 tahun yang menunjukkan bahwa dalam tahun 2008 sebesar 57%, tahun 2009 sebesar 59%, dan tahun 2010 sebesar 48%. Hal ini disebabkan karena meningkatnya hutang lancar di tahun 2010. Sedangkan Acid Test ratio dalam 3 tahun terakhir yang menunjukkan bahwa Acid Test Ratio tahun 2008 sebesar 0,16%,tahun 2009 mengalami peningkatkan sebesar 0,32 %, dan menurun 2010 sebesar 0,23%. Disebabkan karena hutang lancar yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Sedangkan Cash Ratio dalam waktu 3 tahun yang menunjukkan bahwa cash ratio pada tahun 2008 sebesar 0,413 % , tahun 2009 sebesar 0,493 % dan pada tahun 2010 sebesar 0,00892 %. Dari hasil tersebut diketahui bahwa perusahaan tidak mampu memenuhi kewajiban jangka pendek.
 Berdasarkan uraian tersebut diatas untuk lebih jelasnya dapat disajikan rasio likuiditas dalam table berikut :
Tabel 5.3
Rasio Likuiditas Perusahaan
Fa. LITHA & CO.
Tahun 2008 – 2010

No
Rasio Likuiditas
2008
2009
2010
1.
2.
3.
Current Ratio
Acid Test Ratio
Cash Ratio
57 %
16 %
0,413 %
59 %
32 %
0,493 %
48 %
23 %
0,00892 %
            Sumber : Hasil olahan data
5.2.2 Rasio Aktivitas
a.   Total Asset Turnover (Total Aktiva)
ToA     = 
ToA 2008        =
                                                = 0,29 kali
ToA 2009        =
                                                = 0,27 kali
ToA 2010        =
                                                = 0,32 kali
Berdasarkan hasil analisis mengenai total asset turnover, yang menunjukkan bahwa perusahaan tidak mampu menghasilkan revenue yang baik karena jumlah aktiva di  tahun 2010 sebesar 0,32 kali.
b.      Fixed Asset Turnover =
                                    FAT 2008        =
                                                            = 50,07 %
                                    FAT 2009        =
                                                            = 47,80 %
                                    FAT 2010        =
                                                            = 47,94 %
Dari perhitungan diatas diperoleh gambaran yang menunjukkan bahwa setiap rupiah aktiva selama setahun dapat menghasilkan revenue untuk tahun 2008 sebesar 50,07 %, tahun 2009 menurun sebesar 47,80 % dan pada tahun 2010 mengalami peningkatan sebesar 47,94 %.
Berdasarkan tabel 5.4 ,menggambarkan bahwa total asset turnover dalam 3 tahun terakhir. Nampak bahwa untuk tahun 2008 sebesar 0,29 kali, tahun  2009 sebesar 0,26 kali, dan tahun 2010 sebesar 0,30 kali. Sedangkan fixed asset turnover dalam tahun 2008 sebesar 50,07 %, tahun 2009 sebesar 47,80 %, dan pada tahun 2010 sebesar 47,94 %. Hal ini menunjukkan bahwa total asset turnover terjadi penurunan karena kinerja perusahaan tersebut mengalami penjualan yang menurun pada tahun 2009 . Maka dapat ditentukan melalui tabel berikut ini :
Tabel 5.4
Rasio Aktivitas Perusahaan
Fa. LITHA & CO.
Tahun 2008 – 2010
No
Rasio Aktivitas
2008
2009
2010
1.
2.
Total Asset Turnover
Fixed Asset Turnover
0,29 kali
50,7 %

0,27 kali
47,80 %

0,32 kali
47,94 %

Sumber : Hasil olahan data
5.2.3 Rasio Solvabilitas
a.         Debt to Total Asset     =  
                        DTA 2008       = 
                                                = 0,072 atau 7,2 %
                        DTA 2009       =
                                                = 0,071 atau 7,1 %
                        DTA 2010       =
                                                = 0,101 atau 10,1 %
Hasil perhitungan  Debt to Total Asset yang menunjukkan bahwa untuk tahun 2010 mengalami peningkatan hal ini disebabkan karena total aktiva meningkat sehingga nilai aktiva perusahaan mampu menutupi kewajiban jangka panjang.
b.         Debt to Equity                        =
                                    DE 2008          =
                                                            = 0,38 atau 38 %
                                    DE 2009          =
                                                            = 0,14 atau 14 %
                                    DE 2010          =
                                                            = 0,23 atau 23 %
Hasil perhitungan  Debt to Equity, yang menunjukkan bahwa total kewajiban pada tahun 2008 dan 2010 mengalami peningkatan,begitu juga dengan modal sendiri juga mengalami peningkatan setiap tahun disebabkan karena meningkatnya total utang dan modal perusahaan.
Dari hasil perhitungan di atas dapat dilihat melalui tabel berikut :
Tabel 5.5
Rasio Solvabilitas Perusahaan
Fa. LITHA & CO.
Tahun 2008 – 2010
No
Rasio Aktivitas
2008
2009
2010
1.
2.
Debt to Total Asset
Debt to Equity

7,2 %
38 %


7,1 %
14 %


10,1 %
23 %

            Sumber : Hasil olahan data
5.2.4 Rasio Rentabilitas
a.         Return Of Investment = 
ROI 2008        =
                                                = 2,43 %
ROI 2009        =
                                                = 1,53 %
ROI 2010        =
                                                = 1,61 %
Dari perhitungan di atas dapat diketahui bahwa pengembalian investasi Fa.LITHA & CO. pada tahun 2008 sebesar 2,43 %, pada tahun 2009 mengalami penurunan sebesar 1,53 %, tetapi pada tahun 2010 pengembalian investasi mengalami peningkatan sebesar 1,61 %.
b.         Return Of Equity        =
ROE 2008       =
                                                = 0,038 atau 3,8 %
ROE 2009       =
                                                = 0,023 atau 2,3 %
ROE 2010       =
                                                = 0,027 atau 2,7 %
Berdasarkan tabel diatas, nampak bahwa ROE untuk tiga tahun terakhir perputaran aktiva menurun di tahun 2009, dimana perputaran aktiva pada tahun 2008 sebesar 3,8 % menurun menjadi 2,3 % ditahun 2009 yang disebabkan karena perbandingan antara jumlah pendapatan bunga dengan aktiva tidak seimbang.
c.         Return On Asset  =
                                    ROA 2008      = 
                                                            = 7,31 %
                                    ROA 2009      =
                                                            = 2,90 %
                                    ROA 2010      =
                                                            =  3,21 %
Berdasarkan hasil perhitungan  Return On Asset untuk tiga tahun terakhir perputaran aktiva menurun pada tahun 2009 sebesar 2,90 %, hal ini disebabkan karena perbandingan antara pendapatan bunga dengan aktiva tidak seimbang atau dengan kata lain jumlah aktiva lebih besar dari pendapatan bunga tetapi meningkat kembali pada tahun 2010 sebesar 3,21 %.
Dari hasil perhitungan tersebut maka dapat dilihat melalui tabel sebagai berikut :
Tabel 5.5
Rasio Rentabilitas Perusahaan
Fa. LITHA & CO.
Tahun 2008 – 2010
No
Rasio Rentabilitas
2008
2009
2010
1.
2.
3.
ROI
ROE
ROA
7,31 %
3,8 %
7,31 %
2,90 %
2,3 %
2,90 %
3,21 %
2,7 %
3,21 %
Sumber : Hasil olahan data









            Tabel Rasio Keuangan
Tabel 5.6
Tabel Rasio Keuangan
No.
Rasio
Tahun


1.



2.


3.


4.



Rasio Likuiditas
-          Current ratio
-          Acid test ratio
-          Cash ratio
Rasio Aktivitas
-          Total asset turnover
-          Fixed asset turnover
Rasio Solvabilitas
-          Debt to total asset
-          Debt to Equity
Rasio rentabilitas
-          Return Of Investment
-          Return Of Equity
-          Return Of Asset
2008
2009
2010


57 %
16 %
0,413 %

0,29 kali
50,7 %

7,2 %
38 %

2,43 %
3,8 %
7,31 %


59 %
32 %
0,493 %

0,27 kali
47,80 %

7,1 %
14 %

1,53 %
2,3 %
2,90 %


48 %
23 %
0,00892  %

0,32 kali
47,94 %

10,1 %
23 %

1,01 %
2,7 %
3,21 %
Sumber : Hasil olahan data
Dengan melihat tabel rasio keuangan di atas yang menggunakan keempat rasio keuangan yakni Rasio Likuiditas,Rasio Aktivitas,Rasio Solvabilitas, dan Rasio Rentabilitas dapat diketahui bahwa setiap rasio selalu mengalami penurunan pada tahun 2009,karena perusahaan tidak mampu menutupi hutang lancarnya.
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
6.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis yang telah diuraikan sebelumnya maka kesimpulan yang diperoleh adalah :
1.         Hasil perhitungan Rasio Likuiditas menunjukkan bahwa current ratio pada tahun 2010 mengalami penurunan sebesar 0,57 % dari 0,48 % menjadi 9 %. Hal ini disebabkan karena hutang lancar perusahaan meningkat pada tahun 2010. Perubahan current ratio mengukur likuiditas dengan Acid Test ratio yang mengukur utang lancar untuk tahun 2008 sebesar 16 %, tahun 2009 sebesar 32 %, dan tahun 2010 sebesar 23 %. Cash Ratio yakni untuk mengetahui sejauh mana kemampuan suatu perusahaan untuk membayar hutang lancar jika dibandingkan dengan jumlah cash yang tersedia, Nampak bahwa dalam tahun 2008 sebesar 0,413 % tahun 2009 sebesar 0,493 %, dan tahun 2010 sebesar 0,00892 %.
2.               Berdasarkan hasil analisis mengenai total asset turnover, yang menunjukkan bahwa setiap rupiah aktiva selama setahun dapat menghasilkan revenue untuk tahun 2008 sebesar 0,29 kali, untuk tahun 2009 sebesar 0,27 kali,dan tahun 2010 sebesar 0,32 kali. Dari perhitungan Fixed Asset Turnover bahwa tahun 2008 sebesar 50,07 % tahun 2009 sebesar 47, 80 % dan pada tahun 2010 sebesar 47,94 % dapat dikemukakan bahwa tahun 2009 selalu mengalami penurunan.
3.               Ratio Solvabilitas pada perusahaan diukur dengan membandingkan dengan jumlah aktiva dengan jumlah utang. Dengan hasil perhitungan Debt to asset yang menunjukkan bahwa nilai aktiva perusahaan mampu menutupi kewajibannya tahun 2008 sebesar 7,2 %, tahun 2009 sebesar 7,1 %, tahun 2010 10,1 %. Sedangkan hasil perhitungan Debt To Equity dalam tahun 2008 s/d tahun 2010, yang menunjukkan bahwa setiap rupiah ekuitas yang dijadikan jaminan untuk hutang dalam tahun 2008 sebesar 3,8 %, tahun 2009 sebesar 14 %, tahun 2010 sebesar 23%.      
4.               Berdasarkan hasil rasio rentabilitas yakni ROI, ROE, dan ROA menunjukkan bahwa selama 3 tahun, pada tahun 2009 terjadi penurunan itu disebabkan oleh laba yang dihasilkan pada tahun tersebut tidak mengalami peningkatan. Tetapi di tahun 2010 mulai meningkat karena kenaikan laba yang dibandingkan dengan modal yang ditanamkan.

6.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas maka penulis mengemukakan beberapa saran sebagai berikut :
1.         Disarankan  agar perlunya perusahaan melakukan evaluasi kerja keuangan, hal ini dimaksudkan untuk menunjukkan sejauh mana perkembangan kinerja keuangan perusahaan.
2.         Disarankan agar perlunya melakukan analisis rasio finansial keuangan perusahaan.




DAFTAR PUSTAKA
http: //www.contoh skipsi tesis. Com/ beaekup/tugas %20kulia/ resume
Ikatan Akuntan Indonesia,2007. Standar Akuntansi Keuangan, Penerbit Salemba Empat, Jakarta. 
Kasmir, 2008. Analisa Laporan Keuangan,  Rajawali pres, Jakarta
Lubis, Nita, 2004, Analisis Modal Kerja Sebagai Dasar Penilaian Posisi
Keuangan Perusahaan, Skripsi, USU, Medan
Riyanto, Bambang, 2001, Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan, Edisi Kesatu,Cetakan Kedua PT.Raja Grafindo Persada, Jakarta
           
Sawir, Agnes, 2005. Analisa kinerja Keuangan dan Pembelanjaan Perusahaan, Cetakan Kelima, PT.Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Syahyunan, SE, MSi, 2004. Manajemen Keuangan I : Perencanaan, Analisis, dan Pengendalian Keuangan, USU Pres,Medan
Weston, Fred J and Brigham, F, Eugene, 2006. Dasar – Dasar Manajemen Perusahaan. Edisi Kesembilan, Erlangga. Jakarta
Van Horne, James C. & Jhon M. Wachowicz, 2005. Prinsip – Prinsip Manajemen Keuangan, Alih Bahsa : Heru Sutodjo, Buku Satu, Edisi Dua Belas, Salemba Empat, Jakarta